KPU Akui Anggaran Pilgubsu 2018 Fantastis, Akibat Perubahan Peraturan

* Apa Saja Kegiatan Pilgubsu 2018 ?

317 view
Medan (SIB) -KPU Sumut menyampaikan, anggaran Pilgubsu 2018 sebesar Rp 995 miliar ke Pemprov Sumut . Jumlah tersebut diakui fantastis, tapi tidak bisa dibandingkan dengan anggaran Pilgubsu 2013 lalu. Sebab, ada banyak perubahan peraturan KPU yang diklaim membutuhkan anggaran besar, seperti pemasangan alat peraga kampanye kandidat dan honor adhoc di kabupaten/kota dan lainnya.

"Sudah kita bahas dengan Pemprov Sumut. Namun pembahasannya itu belum memutuskan total anggaran, hanya membahas pembagian anggaran dengan 8 daerah yang juga ikut Pilkada. Itu pun belum ada keputusan, nanti akan ada rapat lanjutan lagi," kata Ketua KPU Sumut Mulia Bangun kepada wartawan di Medan, Selasa (4/10).

Mulia merinci, total anggaran Rp995.217.190.233 yang diajukan KPU Sumut ke Pemprov Sumut akan dibagi menjadi 4 item. Item pertama untuk tahapan persiapan dan pelaksanaan senilai Rp318.408.299.605 untuk 14 kegiatan yaitu perencanaan program dan anggaran senilai Rp8.040.000, penyusunan dan
penandatanganan NPHD senilai Rp10.350.000 dan penyusunan produk hukum senilai Rp7.080.000. Kemudian sosialisasi, penyuluhan dan Bimtek senilai Rp119.237.194.000, pembentukan PPK, PPS, KPPS, PPDP senilai Rp3.959.912.000, pemutakhiran daftar pemilih senilai Rp20.861.564.000, verifikasi dan rekapitulasi calon senilai Rp10.210.000.000, pencalonan senilai Rp771.700.000, pelaksanaan kampanye senilai Rp33.298.160.692, laporan audit dana kampanye senilai Rp450.000.000, advokasi hukum senilai Rp1.360.000.000, pengadaan dan distribusi perlengkapan senilai Rp53.087.317.913, perjalanan dinas senilai Rp74.806.981.000 serta evaluasi dan pelaporan senilai Rp340.000.000.

Kemudian, kata Mulia, pada item kedua yakni operasional dan administrasi perkantoran senilai Rp249.808.140.628. Item kedua ini ada lima kegiatan yaitu pemeliharaan senilai Rp627.692.000, bahan bakar minyak roda dua dan empat senilai Rp1.013.940.000, administrasi perkantoran senilai Rp242.999.894.000, sewa peralatan dan mesin senilai Rp669.600.000 dan pengelolaan logistik senilai Rp4.497.014.628.

Selanjutnya, item ketiga yakni honorarium kelompok kerja senilai Rp43.694.800.000. Item ketiga ini ada tiga kegiatan, yaitu Pokja KPU Provinsi senilai Rp2.311.600.000, Pokja KPU kabupaten/kota senilai Rp37.197.600.000, dan Pokja PPK senilai Rp4.185.600.

Terakhir, item keempat yakni, honorarium badan adhock dengan anggaran senilai Rp383.305.950.000. Anggaran item keempat ini paling besar. Item ini sendiri ada empat kegiatan, yaitu PPK senilai Rp37.866.600.000, PPS senilai Rp203.073.750.000, KPPS senilai Rp104.036.400.000, PPDP senilai Rp38.329.200.000.
"Itu rincian keseluruhan anggaran Pilgubsu yang diajukan KPU Sumut ke Pemprov Sumut," tegas Mulia.

Anggaran itu lanjut Mulia, belum termasuk dana pengamanan untuk TNI-Polri. Anggaran itu masih untuk KPU Sumut saja, belum ada membahas untuk pengamanan.

Sementara itu Ketua Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan mengatakan, pihaknya juga sudah mengajukan anggaran sebesar Rp241 miliar. Anggaran yang diajukan Bawaslu Sumut itu sudah di luar 8 kabupaten/kota yang juga melaksanakan Pilkada serentak 2018.

Dari anggaran yang diajukan itu, Syafrida menjelaskan, alokasi terbesar untuk honorarium badan adhoc yang mencapai Rp100 miliar lebih. Kemudian operasional dan administrasi perkantoran mencapai Rp50 miliar. "Tapi rincian pastinya baru Kamis (5/10) nanti baru kita bahas dengan Pemprov Sumut. Di situ saja nanti kami jelaskan kepada publik ya," kata Syafrida. (A15/d)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com