Kajati Sumut Bentuk Tim “Adhyaksa Estate” Selesaikan Masalah Tanah PTPN di Sumut

* Alih Fungsi Lahan dan Dikuasai Pihak Ketiga Ditangani Profesional, Objektif dan Adil

184 view
JIBI / Yoseph Pencawan
Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara. 
Medan (SIB)
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara(Kajati Sumut) Ida Bagus Nyoman(IBN) Wiswantanu SH MH menegaskan,pihaknya telah mempunyai strategi khusus dalam upaya ikut berpartisipasi menyelesaikan permasalahan tanah yang banyak ditemukan di PTPN utamanya PTPN II di Sumut. Langkah atau strategi pertama adalah membentuk sebuah Tim bernama Tim “Adhyaksa Estate” yang personilnya jaksa dan pihak PTPN.Langkah berikutnya dibentuk struktur di tim itu, bagaimana SOP- nya dan managemennya, lalu melakukan evaluasi dan identifikasi permasalahan,sehingga upaya upaya penyelesaian masalah diharapkan bisa maksimal dan berjalan dengan baik.

Hal ini disampaikan Kajati Sumut menjawab wartawan di teras depan kantor Kejati Sumut, usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PTPN Holding yaitu PTPN (Persero) III, PTPN II dan PTPN IV di Aula Lantai 3 gedung Kejati Sumut,Selasa (4/5),yang dihadiri Wakajati Sumut Agus Salim SH MH, Asintel Dr Dwi Setyo Budi Utomo SH MH,Asdatun DR Prima Idwan Mariza, Aspidum Dr Sugeng R,Asbin Nasril serta para pimpinan dari PTPN Holding.Dari Kejati Sumut penandatanganan MoU itu dialakukan Kajati Sumut IBN Wiswantanu sedang dari PTPN III diwakili Direktur SDM Seger Budiardjo,dari PTPN II Irwan Peranginangin dan dari PTPN IV Sucipto Prayitno.

Saat dicecar wartawan dengan beberapa pertanyaan termasuk soal dugaan adanya alih fungsi lahan PTPN maupun lahan yang sudah dikuasai/diusahai pihak ketiga bertahun tahun lamanya,Kajati Sumut tampak optimis bisa menyelesaikan permasalahan tanah PTPN di wilayah hukum Kejati Sumut yang dipimpinnya. Bagaikan gayung bersambut pula, Direktur PTPN III Holding Seger Budiardjo yang ditanya wartawan,juga dengan tegas menyatakan sangat yakin dengan Kejati Sumut bisa bersinergi mencari dan menemukan soluasi penyelesaian masalah tanah PTPN meskipun membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

“Mengenai alih fungsi lahan PTPN II kita akan tangani secara profesional,objektif dan adil.Mengenai lahan yang ditempati pihak ketiga ,kita akan identifikasi permasalahannya kenapa seperti itu.Mungkin ada permasalahan yang terkait perdata,ada yang terkait administrasi atau ada juga terkait dengan penyimpangan ,sehingga peristiwanya ini akan kita kwalifikasi ,kita pilah pilah. Tugas Tim Adhyaksa Estate nanti akan menyelesaikannya,” kata Wiswantanu yang sebelumnya Direktur Penuntutan pada Jampidsus (Gedung Bundar) Kejagung ini.

Ketika ditanya apakah kehadiran Tim Adhyaksa Estate nanti sebagai pengganti TP4D, menurutnya Tim ini lain. TP4D itu, kata dia adalah pendampingan, sedangkan Tim ini khusus ditujukan ikut menyelesaikan masalah yang ada di PTPN. Untuk pelaksanaannya Tim Adhyaksa Estate akan sesegera mungkin dibentuk. “Apalagi tadi dalam penandatangan MoU, dari PTPN yaitu Direktur SDM Seger Budiardjo sudah menyampaikan kesiapan menyediakan tempat dan fasilitas, sehingga Tim bisa bekerja dengan baik dan maksimal,” ujarnya.

Disebutkan,terkait masalah tanah di Sumut ini,sebelumnya Kejati Sumut juga sudah memebentuk Tim Adhyaksa Corner di kantor Gubernur Sumut,yang tujuannya juga sama yaitu untuk menyelamatkan dan memulihkan aset aset daerah yang dikuasai pihak ketiga. “Kita ingin ikut berpartisipasi memulihkan aset aset daerah sesuai misi Kejaksaan.Kita sudah tempatkan jaksa jaksa di Adhyaksa Cornier kantor Gubernur Sumut. Ada 4 permasalahan yang sudah kita tangani dan mereka berjanji untuk mengembalikan dalam waktu 4 bulan, dan nanti kita lihat progresnya,” kata Kajati.

Ditanya wartawan, berapa banyak jaksa terbaik yang disiapkan untuk Tim Adhyaksa Estate nanti,apa sampai seratus orang, serta berapa lama tagetnya bisa menyelesiakan masalah tanah di Sumut, menurut Kajati Sumut untuk sementara cukup 15 orang,nanti akan ditambah lagi sesuai kebutuhannya.Sedang mengenai tagetnya, sesegera mungkin. “Itu langkah kami untuk berpartisipasi baik dengan Gubernur maupun PTPN khususnya di daerah Sumut untuk bisa menyelesaikan aset aset yang dikuasai pihak ketiga. Targetnya tentu secepatnyalah,” kata Kajati.

Direktur SDM PTPN III Holding mengatakan, sangat menyadari butuh waktu menyelesaikan permasalahan tanah PTPN.

“Dengan adanya sinergi dengan Kejati Sumut dan akan ditindaklanjuti dengan pembentukan Tim Adhyaksa Estate,tentu kami harapkan perlahan-lahan dan terukur permasalahan yang dihadapi akan diselesaikan dengan baik.Sadar betul permasalahannya sudah puluhan tahun ,penyelesaiannnya butuh waktu.Kami akan evaluasi, analisa bersama Kejati Sumut,” kata Seger sembari mengatakan yakin dengan Kejaksaan bisa menyelesaikan masalah di PTPN. (BR1/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com