Kapal Selam TNI AL Hilang di Perairan Bali Segera Dievakuasi


271 view
Kapal Selam TNI AL Hilang di Perairan Bali Segera Dievakuasi
(Foto: Antara)
KRI NANGGALA-402: Sejumlah prajurit TNI saat mengikuti latihan operasi militer di kapal selam KRI Nanggala-402, beberapa waktu lalu. 
Jakarta, (SIB) - TNI Angkatan Laut (AL) terus melakukan pencarian terhadap salah satu kapal selamnya, KRI Nanggala 402 yang hilang kontak pada Rabu (21/4) pukul 03.00 waktu setempat.

Kapal selam tersebut hilang kontak ketika sedang menjalani latihan skenario penembakan rudal.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Julius Widjojono menyebutkan, saat ini pihaknya telah mengerahkan dua unit kapal selam lain untuk melakukan penyelamatan.

"Dua kapal selam sedang dalam perjalanan ke titik untuk rescue," tutur Julius dalam keterangannya, Rabu (21/4) malam.

Dia menerangkan, proses rescue dilakukan menyusul telah diketahuinya titik koordinat dari kapal tersebut. Menurutnya, KRI Nanggala-402 hilang kontak di sekitar 60 mil atau 95 kilometer dari laut Bali.

"Hingga saat ini anggota TNI AL masih melakukan pencarian, namun koordinat hilangnya kapal selam tersebut sudah ditemukan, sekitar 95 kilometer dari arah utara Pulau Bali," ucapnya.

Selain itu, kata Julius, TNI AL turut mengerahkan kapal selam lain guna membantu pencarian kapal selam tersebut.

Berdasarkan informasi yang disebutkannya, terdapat 53 orang di dalam kapal buatan Jerman Barat itu.

Kapal selam itu hilang kontak saat latihan penembakan torpedo.

"Jadi sedang dalam latihan penembakan torpedo," kata Julius Widjojono.

Julius mengatakan setiap latihan kapal selam akan berkomunikasi dengan unsur atas air. Namun saat itu tidak ada kontak dari kapal selam.

"Setiap latihan pasti ada komunikasi antara unsur di atas air dan bawah air. Saat komunikasi itu tidak terjadi, maka kita mencari, kok tidak ada laporan di unsur bawah air, lost contact," kata dia.

Julius mengatakan, sebelum menembakkan real, kapal selam melakukan latihan penembakan torpedo.

"Sebelum kapal selam menembakkan dengan peluru perang, itu latihan dulu. Paginya latihan torpedo, latihan dulu, siangnya baru nembak real," tutur dia.

Hilangnya KRI Nanggala-402 sendiri dibenarkan langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Panglima TNI menyebut kapal hilang tak lama setelah mengantongi izin menyelam. "Baru izin menyelam, setelah diberi clearance langsung hilang kontak," ujar Hadi dikutip, Rabu (21/4).

Dalam upaya pencarian kapal selam tersebut, Indonesia kini telah meminta bantuan dua negara sahabat, yakni Singapura dan Australia. Kedua negara tersebut diharapkan dapat membantu pencarian dengan menggunakan kapal penyelamat kapal selam. (Sindonews/Detikcom/Kps/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com