Kapolda Sumut Minta Pemuda Gereja Partisipatif Solutif Pecahkan Persoalan Bangsa


337 view
Kapolda Sumut Minta Pemuda Gereja Partisipatif Solutif Pecahkan Persoalan Bangsa
foto: SIB /Oki Lenore
Pukul Drum: Karo SDM Polda Sumut, Kombes Pol Benny Bawensel (dua kanan) didampingi Sekum PGIW Sumut, Pdt Eben Siagian (tengah), Komisi Pemuda Pdt Anderson Sitorus Ketua Panitia Raja Wira Simanjuntak serta Ketua Yayasan YAMMI Pdt Dr Erwin Sembiring memukul drum tanda dimulainya Festival Vokal Solo Pop Rohani memerebutkan trofi Kapolda Sumut di Kompleks Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sumut Jalan Selamet Ketaren Deliserdang, Sabtu (19/11). 

Deliserdang (SIB)

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut), Irjen Panca AZ Simanjuntak, diwakili Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Sumut, Kombes Pol Ja'afar Sodiq SH MM minta pemuda khususnya pemuda gereja berpartisipasi dalam ikut menangani persoalan bangsa, khususnya dalam hal keamanaan dan ketertiban. “Partisipasi solutif itu menyangkut banyak hal, termasuk soal moral religi. Pemuda gereja pastinya memiliki kekuaan di bidang itu,” ujarnya.

Penegasan tersebut diutarakannya saat membuka Festival Vokal Solo Pop Rohani memerebutkan trofi Kapolda Sumut di Kompleks Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sumut Jalan Selamet Ketaren Deliserdang, Sabtu (19/11).

Kapolda mengatakan, partisipasi solutif itu merupakan bagian dari tanggung jawab sosial religi pemuda gereja. Ia menegaskan, kepolisian sangat terbuka dengan partisipasi masyarakat khususnya pemuda. “Gambaran Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke depan ada kualitas moral religi pemuda saat ini,” tegasnya.

Festival Vokal Solo Pop Rohani memerebutkan trofi Kapolda Sumut diadakan Komisi Pemuda PGIW Sumut dengan Kepolisian Daerah serta Yayasan YAMMI.

Sekretaris Umum (Sekum) PGIW Sumut, Pdt Dr Eben Siagian MTh, mengatakan meski PGIW Sumut masih harus berjerih lelah dalam pengoperasionalkan keorganisasian namun Komisi Pemuda PGIW Sumut memiliki semangat juang. “Ini satu dari ragam kegiatan yang menampung dan mengasah bakat orang muda, khususnya pemuda gereja,” tambah gembala mantan Sekjen GTDI tersebut.

Komisi Pemuda PGIW Sumut Pdt Anderson Sitorus MTh melaporkan, kegiatan dimaksudkan makin mengasah kualitas dalam memuliakan-Nya melalui berkidung serta menyalurkan bakat dalam kegiatan seni religi. “Pak Kapolda, saya tahu panitia berjerih lelah karena keterbatasan dana untuk menyelenggarakan, tapi di sinilah kepuasan batin yang diterima dalam menyenangkan-Nya. Di luar ekspektasi kami, peserta datang dari hampir seluruh daerah di Sumut,” ujar Gembala GTDI di Jalan Puskesmas Gatot Subroto Medan tersebut.

Semula ia menduga peserta datang dari Medan sekitarnya, tapi ternyata di Taput bahkan dari Barus di Tapanuli Tengah yang berbatasan dengan Aceh. “Saya berdoa kiranya jerih lelah perjuangan ke festival akan mendapat berkat-Nya,” ujar Pdt Anderson Sitorus didampingi Sekretaris Komisi Pemuda Pdt Samuel Pakpahan MMin, Ivy Calista, Ketua Yayasan YAMMI Pdt Dr Erwin Sembiring.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com