Kapoldasu Warning Netralitas di Pilkada

* Kapoldasu dan Asabri Serahkan Rp400 Juta Kepada Isteri Alm Ipda Martua Sigalingging

318 view
Medan (SIB)- Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw menegaskan, personil Polri harus menjaga netralitas dalam tahapan proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2018. Ketegasan itu disampaikan Kapoldasu usai Upacara Serah Terima Jabatan Pelaksana Jabatan Utama (PJU) Poldasu dan para Kepala Kepolisian Ressor (Kapolres) jajaran di Aula Tri Brata Mapoldasu, Jumat (23/3) sore.

Dikatakan, setiap personil Polri tanpa terkecuali diwajibkan menjaga netralitas dalam Pilkada mendatang. Informasi diperoleh, ketegasan terkait netralitas personil itu tertuang dalam 13 poin Pedoman Netralitas Polri yang dikeluarkan Div Propam Polri untuk menyambut Pilkada 2018 dan 2019.

"Netralitas personil Polri sudah jelas peraturannya untuk dipedomani. Saat Sertijab Pangdam I/BB tadi, jelas TNI/Polri sudah tegas mengikrarkan netralitasnya menyambut Pilkada 2018 dan 2019. Jadi tak ada lagi alasan personil yang tidak netral dalam Pilkada atau terlibat politik praktis," tegasnya.

Diketahui, sebelumnya Kapoldasu memimpin Sertijab Jabatan para PJU Poldasu seperti Karo Ops, Dir Sabhara, Dir Binmas, Kabidkum, Dir Pol Air, serta para Kapolres sejajaran Poldasu. Sertijab itu sesuai dengan Surat Telegram Kapolri (STR) No :  ST/664/III/2018 tanggal 08 Maret 2018, ST/667/III/2018 tanggal 08 Maret 2018, ST/669/III/2018 tanggal 08 Maret 2018, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan dalam lingkungan Polri.

Dalam upacara yang juga dihadiri Wakapoldasu Brigjen Pol Drs Agus Andrianto, Irwasda dan para PJU, Kapolrestabes/Kapolres sejajaran Poldasu, Ketua Bhayangkari serta para Pengurus Bhayangkari daerah itu, Kapoldasu meminta pejabat yang baru untuk segera menyesuaikan diri di lingkungan kerja masing-masing, khususnya karena agenda ke depan seperti kesiapan Pam Pilkada 2018 cukup padat.

"Segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing, lakukan inventarisasi dan petakan permasalahan, lalu tetapkan agenda prioritas dengan berpedoman kepada arah kebijakan Kapoldasu yaitu meningkatkan kinerja, memperbaiki karakter anggota, serta mengelola media. Sementara PJU yang baru diharapkan mempertahankan prestasi dan inovasi-inovasi yang telah dibuat pejabat lama. Silahkan membuat inovasi- inovasi yang baru, tumbuh dan kembangkan terobosan dan ide kreatif dalam mengimplementasikan Commander Wish Kebijakan dan Strategi Poldasu," harapnya.

Informasi diperoleh, sejumlah pejabat yang  diserahterimakan adalah Karo Ops Poldasu Kombes Pol Imam Prakuso dimutasikan sebagai  Kabidprotek Ditakademik Akpol Lemdiklat Polri dan diganti Kombes Pol Makmur Ginting yang sebelumnya menjabat Dir Sabhara Poldasu, Analis Kebijakan Madya Bidang PID Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Andi Fairani selanjutnya dipercaya sebagai Dir Sabhara Poldasu.

Dir Binmas Poldasu Kombes Pol Moch Seno Putro yang dalam rangka Dik PPRA LVII TA 2018 (Lemhanas RI), digantikan Kombes Pol Ery Susanto , yang sebelumnya menjabat Kabid Kum Poldasu dan digantikan Wadir Ditreskrimsus Poldasu AKBP Rony Samtana. Dir Pol Air Kombes Pol Sjamsul Badhar yang dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pol Air Baharkam Polri diganti Kombes Pol Yosi Muhamartha, yang sebelumnya menjabat  Dir Pol Air Polda Jambi.

Sementara untuk para Kapolres yang diserahterimakan antara lain, Kapolres Tanjungbalai AKBP Tri Setyadi Artono digantikan AKBP Irfan Rifai yang sebelumnya menjabat Kapolres Kulon Progo Polda DIY,  Kapolres Dairi AKBP Januario Jose Morais yang dimutasi menjadi Kapolres Bungo Polda Jambi digantikan AKBP Erwin Wijaya Siahaan, yang sebelumnya menjabat Kaden Gegana Satbrimob Poldasu, Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga yang dimutasi sebagai Wakapolresta Padang Polda Sumbar digantikan AKBP Yemi Mandagi, yang sebelumnya menjabat Kapolres Belawan dan digantikan AKBP Ikhwan, yang sebelumnya menjabat Kasubdit I Ditreskrimsus Poldasu. Kemudian Kapolres Sergai AKBP Nicolas Ary Lilipaly dimutasikan sebagai Waka SPN Sampali Poldasu digantikan AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu.

Usai acara Sertijab, Kapoldasu yang didampingi pihak PT Asabri Medan juga memberikan tali asih ahli waris Ipda (Anm) Martua Sigalingging yang meninggal dalam tugas saat penyerangan Mapoldasu, beberapa waktu lalu. Kepada isteri korban, diberikan tali asih berupa santunan resiko khusus dan santunan hari tua sebesar Rp400 juta.

Kepada isteri korban serta para PJU dan Kapolres, Kapoldasu mengaku, santunan itu merupakan hak yang harus diberikan kepada personil, khususnya yang tewas dalam pelaksanakan tugas. Untuk itu, pintanya, para Kapolres harus tegas dan jelas memberikan hak setiap personil Polri yang sudah mengabdikan dirinya dalam pelaksanaan tugas.  (A15/d)

Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com