HUT Bhayangkara, Polri Gelar Doa Lintas Agama untuk RI

Kapolri: Polri Siap Dikritik

Ibarat Pil Pahit, Harus Dimakan!

394 view
Kapolri: Polri Siap Dikritik
Foto: Dok/MediaIndonesia
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama para tokoh agama memberikan keterangan pers usai menggelar kegiatan doa bersama lintas agama di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan, Jumat (1/7).

Jakarta (SIB)

Mabes Polri menggelar kegiatan doa bersama lintas agama di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Bhayangkara. Acara ini merupakan upaya ikhtiar batiniah untuk kebaikan bangsa Indonesia.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, doa bersama seluruh umat beragama di Indonesia ini menjadi pendukung dari setiap langkah dan upaya membawa Indonesia menjadi lebih maju.


"Tentunya doa lintas agama, malam ini, menjadi sesuatu yang sangat penting. Karena memang, doa ini menjadi salah satu ikhtiar batiniah dari apa yang kita lakukan, selain upaya lahiriah yang selama ini mungkin sudah kita laksanakan bersama," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/7).


Upaya ini, ditegaskan Sigit harus terus berjalan beriringan di tengah terjadinya dinamika situasi global yang penuh dengan ketidakpastian. Setelah terjadinya pandemi Covid-19 di seluruh dunia, kini lingkungan global dihadapkan dengan terjadinya konflik dua negara, yakni Rusia dan Ukraina.


"Kita tahu, saat ini kita sedang menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian. Baru saja kita tangani pandemi Covid-19, kita jaga, kawal kebijakan Pemerintah untuk kembalikan pemulihan ekonomi. Namun muncul masalah baru terkait situasi global yaitu, konflik Rusia dan Ukraina. Sehingga, mau tidak mau ini berdampak juga terhadap situasi yang akan berdampak terhadap krisis pangan dan energi," ujar Sigit.


Tak hanya diperlukan untuk situasi global, upaya ini menurut Sigit harus dilakukan guna menghadapi perkembangan situasi di dalam negeri. Pasalnya, Sigit menekankan untuk terus menjaga rasa persatuan dan kesatuan, diperlukan sinergisitas seluruh elemen masyarakat.


Sigit menegaskan, untuk menghadapi segala bentuk potensi ancaman, gangguan maupun permasalahan di Indonesia, akan dapat dicegah ataupun diselesaikan dengan seluruh elemen bergandengan tangan.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com