Kapolri Video Call Pesepeda Raih Medali SEA Games: Indonesia Sangat Bangga

* Futsal Indonesia Bungkam Malaysia 3-0

382 view
Kapolri Video Call Pesepeda Raih Medali SEA Games: Indonesia Sangat Bangga
(Foto: Nick Hanoatubun/PB ISSI via Kompas)
SUMBANG EMAS DAN PERAK: Atlet balap sepeda Indonesia, Zainal Fanani dan Ihza Muhammad, menyumbang emas dan perak di nomor MTB-Cross Country Olympic (XCO) putra SEA Games 2021, Senin (16/5). 

Jakarta (SIB)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada para atlet sepeda Indonesia atas raihan medali emas dan perak di ajang SEA Games Vietnam. Apresiasi itu disampaikan secara langsung melalui sambungan video call dengan para atlet.


"Selamat atas prestasinya. Terima kasih sudah mendapatkan medali emas dan mengibarkan bendera Merah Putih di SEA Games Hanoi. Kita lihat ini ada peningkatan dari tahun lalu dapat medali emas, selamat ya.


Saya kira kita semua di Indonesia sangat bangga. Terima kasih kepada semua tim yang tergabung termasuk ofisial, pelatih dan tim dokter serta rekan-rekan lain. Saya kira ini menjadi hadiah kita semua," kata Sigit dalam sambungan video call, seperti keterangan tertulis yang diterima, Senin (16/5).


Sigit diketahui merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI). Sigit mengatakan capaian para atlet telah mengharumkan serta membanggakan Bangsa Indonesia dalam ajang pesta olahraga se-Asia Tenggara itu.


Salah satu atlet sepeda yang berbincang dengan Sigit adalah Tiara Prastika Andini. Tiara menyumbangkan emas untuk Indonesia setelah memenangkan kelas MTB Downhill.


Sementara itu, atlet Andy Prayoga berhasil meraih medali perak, untuk kategori yang sama.


Dengan peraihan medali ini, Sigit berharap dapat menjadi semangat untuk memenangkan kategori lainnya di ajang SEA Games Vietnam. Sebab, 15 atlet Indonesia masih akan merebutkan medali di kategori MTB dan Road Race, yang berlangsung pada 15-22 Mei.


"Saya kira ini adalah permulaan yang bagus dan mudah-mudahan disusul oleh seluruh teman-teman yang lain. Kita dari Indonesia mendoakan untuk semuanya bisa mendapatkan prestasi yang sama," ujar Sigit.


Selain mengucapkan selamat, Sigit juga menyempatkan berbincang kepada para atlet, pelatih dan ofisial tersebut. Ia menanyakan harapan dan perasaannya setelah memenangkan pertandingan.


Dalam perbincangannya, Tiara Prastika mengapresiasi Sigit lantaran selama ini telah memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet sepeda Indonesia.


"Terima kasih atas dukungannya selama ini, sehingga pelatnas bisa terus berjalan dan terima kasih untuk support-nya, Pak," ucap Tiara.


Saat berbincang dengan Tiara, Sigit juga sempat menanyakan kondisi kesehatan dan jenis makanan di Negara Vietnam.


Sigit sempat berkelakar untuk mengirimkan nasi goreng kepada para atlet di Vietnam.


"Untuk makan di sana cocok tidak?," tanya Sigit.


"Alhamdulillah cocok, Pak," jawab Tiara.


"Apalagi kira-kira? Perlu dikirim nasi goreng dari sini?," tutur Sigit seraya berkelakar.


Sementara itu, Andy Prayoga berharap cabang olahraga sepeda di Indonesia bisa lebih maju dan ikut berkompetisi di ajang yang lebih besar lagi ke depannya. Bahkan Andy juga menyampaikan keinginannya untuk menjadi seorang anggota polisi.


"Harapannya bisa lebih maju lagi, Pak dan balap sepeda bisa diberangkatkan balapan di Eropa dan kelas dunia. Dan saya ingin jadi polisi, Pak," tutur Andy.


"Cocok. Oke kita perhatikan. Pokoknya yang penting tugasnya semangat terus dan kasih support teman-temannya," jawab Sigit.


Sebelum mengakhiri video call, Sigit kembali berharap kepada seluruh atlet yang bertanding di SEA Games untuk saling support dan tetap menjaga api semangat demi kembali menyumbangkan medali selanjutnya untuk bangsa Indonesia.


"Luar biasa semangatnya. Terus pertahankan sampai pertandingan terakhir. Semangat semuanya. Menang. Menang.


Menang," pungkas Sigit diikuti teriakan semangat para atlet, pelatih, dan ofisial lainnya.


Bungkam Malaysia 3-0

Sementara itu, Timnas Futsal Indonesia bungkam Malaysia 3-0 pada lanjutan cabang futsal SEA Games 2021 di Ha Nam Gymnasium, Senin (16/5).


Samuel Eko terlambat dalam memanfaatkan umpan Ardiansyah Runtuboy pada menit pertama, karena bola lebih dahulu dibuang pemain Malaysia.


M Azri Bin Rahman memberikan ancaman balasan kepada Indonesia tetapi gagal mengarah ke target.


Tendangan voli kaki kanan Firman Adriansyah yang memanfaatkan tendangan sudut menyamping di sisi kiri gawang M Bin Sabaruddin.


Indonesia bisa saja unggul 1-0 atas Malaysia pada menit kedelapan jika Evan Soumilena memanfaatkan peluang saat head to head dengan kiper Malaysia.


Percobaan Evan lewat tendangan yang memanfaatkan sepak pojok juga masih terlalu lemah dan bisa diantisipasi kiper Sabaruddin.


Indonesia masih kebobolan membobol gawang Malaysia karena pressing ketat dari para pemain lawan. Salah satu upaya Evan mencetak gol dengan memutar badan juga terbaca pemain Malaysia.


Sementara itu Malaysia tidak bisa berbuat banyak dalam memberikan tekanan. Meski hanya sesekali mendapatkan peluang, namun cukup membuat pertahanan Indonesia ketar-ketir.


Kesulitan mencetak gol dari kotak penalti membuat pemain Indonesia banyak melepaskan tembakan dari jarak jauh. Salah satunya percobaan tendangan kaki kiri Runtuboy pada menit ke-17 yang menyamping di sisi kanan gawang Malaysia.


Pertahanan solid Malaysia terbongkar lewat blunder kiper Sabaruddin yang tidak dalam posisi yang tepat saat tendangan ke dalam bagi Indonesia.


Gol keunggulan Indonesia itu dicetak Syauqi Saud pada menit ke-18 usai menerima assist Runtuboy. Umpan terukur itu dituntaskan Syauqi dengan mengarahkan bola ke pojok kiri atas gawang Sabaruddin.


Indonesia langsung menambah skor jadi 2-0 pada awal babak kedua. Kerja sama apik dengan Dewa Rizki dituntaskan dengan baik oleh Firman Adriansyah lewat tendangan kaki kiri pada menit ke-21.


Satu menit berselang Firman mencetak gol keduanya dalam laga tersebut yang membuat Indonesia unggul 3-0 atas Malaysia pada menit ke-22. Firman mencetak gol usai berakselerasi di sisi kiri dengan melewati dua pemain Malaysia sebelum mengecoh kiper Sabaruddin.


Evan lagi-lagi tidak bisa memanfaatkan peluang mencetak gol pada menit ke-28 setelah satu lawan satu dengan kiper Sabaruddin.


Pada sisa pertandingan Indonesia memiliki sejumlah peluang gol. Tendangan second penalti Evan Soumilena juga hanya menyamping tipis di sisi kiri gawang Malaysia.


Malaysia yang menerapkan strategi power play tetap mengalami kebuntuan alam mencari gol guna memperkecil kedudukan. Tanpa tambahan gol pada sisa laga, Indonesia menang 3-0 atas Malaysia.


Rifda Menang Lagi

Indonesia mengoleksi 23 emas SEA Games 2021 sampai dengan Senin (16/5) sore setelah pesenam Rifda Irfanaluthfi meraih medali emas pada cabang senam artistik nomor women's floor exercise.


Dikutip dari situs resmi SEA Games 2021 Rifda menang bersama dengan pesenam Thailand, Sasiwon Mueangphuan.


Rifda dan Mueangphuan sama-sama mendapatkan emas karena memiliki poin serupa, 12.700. Sementara itu medali perunggu diberikan kepada pesenam Vietnam Nhu Phuon Pham yang mendapatkan 12.033 poin.


Karena dua atlet sama-sama mendapatkan medali emas, tidak ada atlet yang diberikan medali perak untuk nomor women's floor exercise.


Ini jadi emas kedua Rifda Irfanaluthfi di SEA Games 2021 setelah sebelumnya mendapatkan pencapaian serupa pada nomor senam artistik tunggal putri.


Sebelum Rifda mendapatkan emas, pesepeda Zaenal Fanani menyumbangkan emas yang merupakan emas ke-22 bagi kontingen Tim Merah Putih di SEA Games 2021.


Zaenal Fanani menjadi penyumbang emas pertama bagi cabang bersepeda di SEA Games 2021. Zaenal menang usai mengalahkan rekan senegaranya Ihza Muhammad dan Jerico Rivera Cruz dari Filipina.


Emas itu didapat Zaenal setelah mencatatkan waktu 1 jam 16 menit 41,000 detik. Disusul Ihza dengan 1 jam 19 menit, 14,000 detik dan Jerico dengan 1 jam 24 menit 04,000 detik.


Selain dua emas dari Rifda dan Zaenal, Indonesia menambah torehan medali SEA Games 2021 pada Senin lewat pencapaian Ronald Neno dengan perak dari nomor tarung pencak silat kelas H 80-85kg, medali perak dari Agustina Manik dari lari 800m putri, dan perak oleh Emilia Nova dari atletik nomor lari gawang putri 100m.


Dengan pencapaian tersebut Indonesia kini mengoleksi 23 emas, 35 perak, dan 27 perunggu dengan total medali 85 medali.


Indonesia kini di peringkat keempat klasemen di bawah Vietnam, Thailand, dan Filipina. (detikcom/CNNI/d)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com