Kasus Aktif Corona Sumut Tertinggi di Luar Jawa

Kapolri Imbau Warga Medan Isolasi di Isoter

283 view
Kasus Aktif Corona Sumut Tertinggi di Luar Jawa
Foto:Dok/Diskominfo Medan
AJAK MASYARAKAT: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mengajak masyarakat manfaatkan lokasi Isoter ketika meninjau eks-Hotel Soechi Medan, Sabtu (14/8).
Medan (SIB)
Kasus aktif Corona di Sumatera Utara (Sumut) kini jadi yang tertinggi di luar Jawa-Bali. Secara nasional, jumlah kasus aktif Corona di Sumut berada pada posisi keempat tertinggi.

Dilihat detikcom, Sabtu (14/8), berdasarkan Grafik Kasus Aktif, Kasus Sembuh dan Kasus Meninggal Per Provinsi pada 13 Agustus 2021, terdapat 27.063 kasus aktif Corona di Sumut.

Ada 1.284 kasus positif Corona baru di Sumut pada Jumat (13/8). Tambahan kasus itu membuat total kasus positif Corona di Sumut berjumlah 78.707.

Selain itu, ada 1.252 pasien sembuh di Sumut dengan total kasus sembuh berjumlah 49.797. Jumlah pasien Corona meninggal bertambah 40 orang hingga total pasien Corona meninggal berjumlah 1.847 orang.

Berikut 10 daerah dengan kasus aktif tertinggi berdasarkan data Satgas Covid-19:

1. Jawa Barat: 65.365, 2. Jawa Timur: 37.706, 3. Jawa Tengah: 35.861, 4. Sumatera Utara: 27.063, 5. DI Yogyakarta: 26.888, 6. Kalimantan Timur: 17.582, 7. Riau: 12.888, 8. Sumatera Barat: 12.801, 9. Bali: 12.327, 10. Sulawesi Selatan: 11.951.

Imbau
Terpisah, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau kepada warga Medan, yang terpapar Covid-19 untuk menjalani perawatan di lokasi Isolasi Terpusat (Isoter). Menurutnya, tempat tersebut jauh lebih aman dan nyaman bagi pasien yang terjangkit virus Corona.

Hal itu disampaikan Sigit saat memimpin rapat dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Forkopimda Medan, Sumut, Sabtu (14/8).

"Mengimbau dan mengajak masyarakat yang Isoman untuk melakukan isolasi di isoter yang telah disediakan. Di lokasi isoter pasien langsung dalam pengawasan tenaga kesehatan," kata Sigit dalam arahannya.

Mantan Kapolda Banten ini juga menyatakan, dengan isolasi di isoter, maka hal itu dapat melindungi keluarga dan kerabat dari paparan virus corona. Selain itu, isoter juga dilengkapi dengan segala fasilitas yang membuat masyarakat merasa nyaman dan tenang. Sehingga, pemulihan bakal cepat terjadi.

Oleh sebab itu, Sigit mendorong Forkopimda Medan, untuk menambah jumlah lokasi isoter dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada. Serta, melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa isolasi di isoter lebih baik untuk percepatan pemulihan.

"Menambah tempat tidur di isolasi terpadu dengan memanfaatkan Balai Diklat, GOR dan Gedung sekolah. Mengimbau dan mengajak masyarakat yang Isoman untuk melakukan isolasi di isoter yang telah disediakan," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Disisi lain, Sigit menekankan kepada Forkopimda Medan untuk menjaga momentum pertumbuhan perekonomian di tengah Pandemi, dengan tetap menerapkan strategi pengendalian virus corona. Ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 7,07 persen. Sedangkan, Sumut perekonomiannya mulai tumbuh sekira 4,95 persen di saat Pandemi Covid-19.

"Momentum pertumbuhan ekonomi ini harus kami jaga dengan kesehatan sebagai modal dasar. Jika kasus Covid-19 bisa ditekan, pertumbuhan ekonomi dapat kembali berjalan normal," ucap Sigit.

Strategi mitigasi atau pengendalian Covid-19 yang harus diperkuat antara lain, protokol kesehatan yang ketat seperti 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak), penguatan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Dan terakhir, adalah melakukan akselerasi atau percepatan vaksinasi.

KUNJUNGI ISOTER
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Sabtu (14/8) juga mengunjungi lokasi isolasi terpusat (isoter) Kota Medan di eks Hotel Soechi Jalan Cirebon Medan. Sebelumnya, kedua jenderal bintang empat itu rapat dengan unsur pimpinan daerah provinsi Sumatera Utara (SU) di satu hotel di Medan.

Agenda selanjutnya dijawalkan meninjau vaksinasi di Lapangan Benteng Medan, namun kegiatan tersebut dibatalkan.
Vaksinasi di Lapangan Benteng Jalan Pengadilan Medan diikuti 1.300 warga sebagai vaksin tahap II. Meski batal dikunjungi namun proses vaksinasi berjalan.

Sempat ada ketegangan antara wartawan yang meliput dengan petugas yang menyeterilkan kawasan. Juru warta ingin masuk ke lapangan tapi tidak diizinkan sebelum pimpinan dari Jakarta masuk.

Usai rapat dengan Forkopimda SU kedua jenderal dan rombongan dari Jakarta meninjau lokasi isoter eks Hotel Soechi Medan. Kehadiran pimpinan dua institusi itu disambut Wali Kota Medan Bobby Nasution. Terlihat di lokasi turut hadir Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Wakil Gubernur SU H Musa Rajekshah beserta pejabat lainnya.

Begitu tiba, Kapolri dan Panglima TNI langsung memantau terkait dengan proses atau alur penanganan warga yang terpapar virus corona.

"Sudah berapa lama bapak dan ibu melaksanakan isoter," tanya Marsekal Hadi Tjahjanto.
Jemi, seorang pasien isoter, menjawab pihaknya memilih lokasi isoter karena khawatir paparan dalam tubuhnya membahayakan kelaurganya, khususnya orang tuanya di rumah.

"Lebih enak isoter atau di rumah? Eh, obatnya sudah dapat? " lanjut Panglima TNI. "Isoter pilihan yang tepat.Saya doakan lekas sembuh karena keluarga menanti di rumah," tambahnya sambil meminta peserta isoter untuk patuh pada anjuran asupan utuk menambah imun tubuh.

MANFAATKAN
Sebelumnya, Wali Kota Medan mengatakan di ibu kota SU terdapat beberapa fasilitas isoter, termasuk Gedung P4TK di Jalan Setia Budi Medan untuk fasilitas serupa. "Masyarakat yang memanfaatkan fasilitas isoter tidak dikutip biaya, dan kita siapkan tenaga kesehatan, obat, vitamin hingga fasilitas olahraga. Kebutuhan oksigen juga cukup," urainya.

Bobby mengaku pihaknya sangat terbuka menerima warga yang hendak menjalani isolasi, dengan jaminan rasa aman dan nyaman serta fasilitas pendukung percepatan penyembuhan dari Covid-19.

"Masyarakat yang menjalani isolasi akan mendapat pelayanan maksimal didukung fasilitas lengkap tanpa dikutip biaya. Kami siapkan tenaga kesehatan, obat, vitamin dan fasilitas olahraga. Stok oksigen juga cukup," terangnya.

Usai kegiatan di Medan, rombongan dari Jakarta bertolah ke daerah lain untuk kegatan serupa. Kapolri dan Panglima TNI tiba pada Jumat (13/8) petang setelah melakukan kegiatan serupa di Padang, Sumatera Barat. (detikcom/R10/A16/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com