Kasus Baru Covid-19 Sumut 215, Meninggal 25 Orang

* Zona Oranye Tersisa Lima Daerah

121 view
Kasus Baru Covid-19 Sumut 215, Meninggal 25 Orang
(Edi Wahyono/detikcom)
Ilustrasi COVID-19
Medan (SIB)
Kasus baru Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tanggal 16 September 2021, sebanyak 215 orang, angka kesembuhan 715 orang, meninggal 25 orang. Angka itu diperoleh jurnalis harianSIB.com dari laporan media harian Covid-19 Kemenkes RI, Kamis (16/9).

Sesuai data Kemenkes itu, Sumut peringkat keempat sebagai daerah penyumbang kasus baru di Indonesia.

Peringkat pertama kasus baru di tempati Jawa Barat sebanyak 346 orang, Jawa Timur peringkat kedua sebanyak 335 orang dan Jawa Tengah peringkat ketiga sebanyak 293 orang.

Sementara, cakupan vaksinasi dosis satu, dua dan tiga di Sumut sampai tanggal 15 September 2021 mencapai 4.785.293 dari target 11.419.559 juta jiwa. Jumlah tersebut dilansir dari https://covid19.sumutprov.go.id.

Vaksinasi dosis satu kepada lansia mencapai 267.783 jiwa, disabilitas dan ibu hamil 973 jiwa, petugas publik 1.347.625 jiwa, SDM kesehatan 91.968 jiwa, masyarakat umum 1.190.138 jiwa, remaja 36.285 jiwa. Jumlah vaksinasi dosis satu mencapai 2.934.772 jiwa.

Vaksinasi dosis dua kepada lansia mencapai 191.416 jiwa, disabilitas dan ibu hamil 635 jiwa, petugas publik 756.644 jiwa, SDM kesehatan 84.058 jiwa, masyarakat umum 757.246 jiwa, remaja 26.822 jiwa. Jumlah vaksinasi dosis dua mencapai 1.816.821 jiwa.

Berikutnya, dosis tiga tenaga kesehatan 33.700 jiwa. Total vaksinasi dosis satu sampai tiga mencapai 4.785.293 juta jiwa.

ZONA ORANYE
Sementara itu, setelah sempat berada dalam kondisi terparahnya, secara perlahan situasi pandemi Covid-19 di Sumut kini terus membaik. Bahkan, selain tak lagi memiliki daerah berstatus zona merah (risiko tinggi), jumlah kabupaten/kota yang berzona kuning (risiko rendah) juga semakin meningkat.

Berdasarkan laporan diperoleh, Kamis (16/9), yang disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 pusat melalui website resminya, saat ini jumlah zona kuning di Sumut meningkat dibanding pekan lalu yakni dari 22 daerah menjadi 28 daerah.

Sedangkan untuk zona oranye mengalami penurunan dari sebelumnya 11, kini menyisakan lima daerah saja.

Adapun ke-28 daerah berzona kuning tersebut yakni, Pakpak Bharat, Samosir, Nias Barat, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Madailingnatal, Padanglawas, Gunungsitoli, Tapanuli Tengah, Nias, Deliserdang, Dairi, Toba.

Kemudian Padanglawas Utara, Labuhanbatu Selatan, Sibolga, Tapanuli Selatan, Karo, Simalungun, Humbanghasundutan, Nias Utara, Binjai, Padangsidimpuan, Tapanuli Utara, Langkat, Asahan, Nias Selatan dan Pematangsiantar.

Sementara untuk daerah berzona oranye, daerah yang ada yaitu Tebingtinggi, Serdangbedagai, Batubara, Labuhanbatu Utara dan Kota Medan. Namun untuk zona hijau, sejauh ini masih tetap nol.

Seperti diketahui, penetapan status zonasi risiko daerah ini dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 berdasarkan data hasil pembobotan skor pada 12 September 2021. Data itu didapat dari hasil setiap perhitungan indikator baik epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan yang diperbaharui secara mingguan. (SS6/c)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com