Kasus Baru Covid-19 di Sumut Melonjak

* Tujuh Orang Diisolasi di Isoter P4TK Medan

283 view
Kasus Baru Covid-19 di Sumut Melonjak
Foto Dok/Kemenkes
Laporan Covid-19 di Indonesia.

Medan (SIB)

Kasus harian Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melonjak. Kasus baru pada 28 Januari 2022, tercatat 42 orang, sembuh enam orang dan meninggal satu orang.


Kasus sehari sebelumnya 28 orang, sembuh satu orang dan meninggal nihil. Sementara, total kasus corona di Sumut mencapai 106.333 orang, angka kesembuhan 103.241 orang, meninggal 2.900 orang.


Jumlah tersebut dilansir dari harianSIB.com dan laporan media harian Covid-19 Kemenkes, Jumat (28/1). Kemudian, Sumut berada di posisi kesembilan sebagai daerah penyumbang kasus harian Covid-19 di Indonesia.


Posisi pertama diraih DKI Jakarta sebanyak 4.558 kasus, Jawa Barat posisi kedua sebanyak 2.313 kasus, Banten posisi ketiga sebanyak 1.754 kasus.


Jawa Timur posisi keempat sebanyak 318 kasus, Bali posisi kelima sebanyak 311 kasus, Jawa Tengah posisi keenam sebanyak 161 kasus.


Berikutnya, DI Yogyakarta posisi ketujuh sebanyak 69 kasus, Papua posisi kedelapan sebanyak 55 kasus, Sumatera Utara sebanyak 42 kasus.


Sementara itu, kasus corona di Medan juga dilaporkan melonjak. "Betul kasus corona kembali melonjak, kemungkinan karena libur Nataru kemarin," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Taufik Ririansyah, Jumat (28/1).


Ia menyebutkan kenaikan kasus tersebut dimulai dari 18 Januari 2022 lalu. "Kenaikan itu perharinya ada banyak, angkanya saya lupa, tapi itu total 79 dengan gejala ringan semua," sebutnya.


Ia mengatakan bahwa saat ini juga ada tujuh orang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang melaksanakan isolasi mandiri di Isolasi Terpusat (Isoter) Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK).


"Saat ini yang dirawat di Isoter P4TK ada tujuh orang warga Medan, saya lupa daerahnya di mana, tapi mereka semua mengalami gejala ringan," tuturnya.


Ia mengatakan bahwa Isoter di P4TK kembali diaktifkan. "Di sana sekarang tetap ada perawat, Satpol PP, dokter dan persediaan makanan pokoknya lengkap seperti beberapa bulan lalu," ucapnya.


Untuk itu ia menghimbau agar masyarakat kembali menerapkan 5 M karena pandemi Covid-19 belum selesai. "Antisipasi kita akan meninjau kembali ke lapangan untuk penerapan 5M di tempat keramaian," tutupnya. (SS6/f)

Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com