Kasus Covid-19 di Sumut Tambah 115, Meninggal 6 Orang

* Total 14 Anak Meninggal Positif Covid-19

212 view
Kasus Covid-19 di Sumut Tambah 115, Meninggal 6 Orang
Foto Dok/Leo Bukit
dr Aris Yudhariansyah MM
Medan (SIB)
Kasus terpapar Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) naik drastis. Kasus positif yang baru per 11 Juni 2021, bertambah 115 orang, sembuh 103 orang, meninggal 6 orang.

"Total kasus Covid-19 mencapai 33.141 orang, sembuh 29.502 orang dan meninggal 1.092 orang," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah MM seperti dilansir dari harianSIB.com, Jumat (11/6).

Ia menyebutkan kasus baru didapatkan dari Medan 34 orang, Deliserdang 19 orang, Padangsidimpuan dan Padanglawas masing-masing 13 orang, Tapanuli Utara 11 orang, Pakpak Bharat 9 orang, Karo dan Dairi masing-masing 8 orang.

Angka kesembuhan didapatkan dari Medan 29 orang, Deliserdang 27 orang, Serdangbedagai 13 orang, Pakpak Bharat 12 orang, Padanglawas 9 orang, Karo 8 orang, Dairi 4 orang, Toba 1 orang.

Kasus meninggal didapatkan dari Medan 3 orang, Padanglawas 2 orang, Pakpak Bharat 1 orang. "Kasus suspek 628 orang setelah berkurang 20 orang," sebutnya.

Sedangkan, pasien Covid-19 yang dirawat di sejumlah rumah sakit se Sumut, per 11 Juni 2021, mencapai 1.156 orang. "Pasien positif yang dirawat sebanyak 906 orang, suspek 268 orang dan isolasi mandiri 1.641 orang," sebutnya.

Sementara itu, penyuntikan vaksinasi dosis pertama bagi SDM kesehatan hingga 11 Juni 2021, jumlahnya 72.747 orang dan dosis kedua 66.187 orang.

Dosis pertama bagi lansia yang sudah divaksin 136.364 orang dan dosis kedua 74.422 orang. "Pelayan publik dosis pertama yang sudah disuntik 512.171 orang, dosis kedua jumlahnya 290.971 orang," tutupnya.

sumut Peringkat 13
Di hari yang sama dilaporkan, Provinsi Sumut peringkat ke 13 sebagai daerah penyumbang kasus harian di Indonesia. Posisi itu berdasarkan laporan media harian Covid-19 dari Kemenkes RI, Jumat (11/6).

Peringkat pertama dipegang DKI Jakarta sebanyak 2.293 orang, Jawa Barat peringkat kedua sebanyak 1.302 orang, Jawa Tengah peringkat ketiga sebanyak 1.026 orang.

Jawa Timur peringkat keempat sebanyak 441 orang, DI Yogyakarta peringkat kelima sebanyak 417 orang, Riau peringkat keenam 387 orang, Kepulauan Riau peringkat ketujuh sebanyak 300 orang.

Aceh peringkat kedelapan sebanyak 284 orang, Sumatera Barat peringkat kesembilan sebanyak 278 orang, Banten peringkat 10 sebanyak 214 orang.

Kalimantan Barat peringkat 11 sebanyak 144 orang, Sumatera Selatan peringkat 12 sebanyak 128 orang, Sumatera Utara peringkat 13 sebanyak 115 orang.

Total 14 Anak
Sementara itu, 14 anak dilaporkan meninggal dalam kondisi positif virus Corona atau Covid-19 di Sumatera Utara. Seluruh anak yang meninggal ini berada di Kota Medan.

Hal ini disampaikan tim Satgas Covid-19 Sumut, dr. Inke Nadia D Lubis, saat rapat koordinasi membahas rencana sekolah tatap muka di Sumut. Jumlah anak meninggal ini sejak virus Corona menyebar ke wilayah Sumut.

"Kalau kasus yang meninggal ini sangat sedikit, dan hanya di kota Medan karena rujukannya di kota Medan. Jadi saat ini hanya 14 kasus yang terkonfirmasi," kata Inke saat rapat di rumah dinas Gubsu, Medan, Jumat (11/6).

Dalam paparannya, Inke mencatat ada 2 anak meninggal positif Corona di bawah usia 1 bulan. Selanjutnya 2 anak di usia 1 bulan hingga 1 tahun, 3 anak di usia 1 tahun sampai 5 tahun, 5 anak di usia 5 sampai di bawah 12 tahun, serta 2 anak di usia 12 sampai di bawah 18 tahun.

"Ada karena faktor bayi 4 orang, yang ini menjadi lebih rentan karena usia. Ada juga 5 orang disertai kanker dan 1 karena jantung bawaan. Empat lainnya tidak ada penyakit bawaan," ucap Inke.

Inke juga menjelaskan jumlah anak yang terpapar virus Corona di Sumut. Selama 6 bulan terakhir, kata Inke, hampir 1.800 kasus anak positif Corona.

"Kalau kita lihat total jumlahnya 6 bulan terakhir, 1.700 hampir 1.800 kasus," tutur Inke.

Dari jumlah ini, Inke mengatakan anak sekolah dasar (SD) yang paling banyak terpapar virus Corona. Kemudian disusul anak sekolah menengah atas (SMA).

"Untuk anak-anak di Sumatera Utara siapa yang paling sering kena? Yaitu anak SD 36 persen, lalu anak SMA 25 persen, dengan rasio laki-laki dan perempuan hampir sama," jelasnya.

Dengan jumlah ini, Inke menilai jumlah positif Corona pada anak di Sumut masih tinggi. Dia menduga anak terpapar virus paling banyak saat libur panjang.

"Provinsi kita masih memiliki jumlah kasus meningkat, salah satunya karena libur panjang," jelasnya. (R8/detikcom/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com