Kasus Dugaan Korupsi Rp 78 T, Kejagung Sita Aset Surya Darmadi di 3 Provinsi


240 view
Kasus Dugaan Korupsi Rp 78 T, Kejagung Sita Aset Surya Darmadi di 3 Provinsi
(Foto: Dok/Kapuspenkum Kejagung)
SITA ASET: Tim Penyidik dan petugas memasang plank penyitaan atas aset tersangka SD, di salah satu lokasi berdasarkan penetapan pengadilan. 

Medan (SIB)

Aset bos PT Duta Palma, SD (Surya Darmadi), tersangka korupsi lahan sawit Rp 78 triliun, disita tim penyidik Pidsus Kejagung di 3 provinsi yakni DKI Jakarta, Bali dan Riau.

Penyitaan dilakukan tim penyidik bersama Tim Pelacakan Aset berdasarkan penetapan pengadilan.

Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam siaran persnya kepada wartawan via WA, Minggu (21/8) menyebutkan, aset yang disita di DKI Jakarta, berupa 1 bidang tanah beserta bangunan di atasnya berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 2051 dengan luas 4.470 M2 di Jalan Rangkayo Rasuna Said Blok X.5 Nomor 12 dan X.5 Nomor 11, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan.

Satu bidang tanah beserta bangunan di atasnya berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 1663 dengan luas 9.271 M2 di Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 29-30, RT 04 RW 03, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan.

Di Provinsi Bali juga disita sebidang tanah dan bangunan beserta isinya sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor: 941 an. PT Menara Perdana dengan luas tanah 26.730 M2 yang terletak di Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Dan sebidang tanah di Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Aset yang disita di Provinsi Riau berupa 1 bidang tanah dan bangunan di Kelurahan Simpang Tiga,Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, berupa lahan kosong dan 1 bidang tanah dan bangunan di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, yang di atasnya berdiri Gedung PT Duta Palma.

Kemudian 1 bidang tanah dan bangunan dengan luas 10.944 M2 di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, yang di atasnya berdiri Gedung PT Duta Palma dan 1 bidang tanah dan bangunan di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Menurut Kapuspenkum, penyitaan dilakukan guna kepentingan penyidikan terhadap perkara tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal yaitu, tindak pidana korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang dilakukan PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu atas nama Tersangka SD. (BR1/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com