Kasus Harian Covid-19 Sumut 6, Sembuh 4 Orang

* Gubernur Minta Kabupaten/Kota Taati Ketentuan PPKM

140 view
Kasus Harian Covid-19 Sumut 6, Sembuh 4 Orang
Ilustrator: Edi Wahyono
Ilustrasi virus Corona
Medan (SIB)
Kasus harian Covid-19 mulai menurun di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kasus baru pada tanggal 24 November 2021, tercatat 6 orang, sembuh 4 orang dan meninggal nihil.

Sedangkan kasus baru sehari sebelumnya 10 orang, sembuh 5 orang dan meninggal nihil. Jumlah tersebut dikutip dari harianSIB.com dan laporan media harian Covid-19 Kemenkes, Rabu (24/11).

Di hari yang sama, peringkat Sumut juga menurun ke posisi 15 sebagai daerah penyumbang kasus baru Covid-19 di Indonesia. Sehari sebelumnya, Sumut pada peringkat 10.

Peringkat pertama diraih Jawa Barat sebanyak 85 orang, DKI Jakarta peringkat kedua 82 orang, Jawa Tengah peringkat ketiga 53 orang. Jawa Timur peringkat keempat 36 orang, DI Yogyakarta peringkat kelima 35 orang, Riau peringkat keenam 29 orang.

Nusa Tenggara Timur peringkat ketujuh 17 orang, Kalimantan Barat peringkat kedelapan 17 orang, Bali peringkat kesembilan 16 orang.

Kemudian, Kalimantan Timur peringkat 10 sebanyak 12 orang, Banten peringkat 11 sebanyak 10 orang, Papua peringkat 12 9 orang. Bangka Belitung peringkat 13 7 orang, Papua Barat peringkat 14 7 orang, Sumatera Utara peringkat 15 6 orang.

Lokasi terpisah, alumni Akabri tahun 1990 melakukan kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di SMK Yapim, Desa Sei Glugur, Kecamatan Pancurbatu, Rabu (24/11). Peserta yang divaksin berasal dari SMK Yapim dan SMK Era Utama, Kecamatan Pancurbatu.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Dedy Dharma mengatakan vaksinasi ini merupakan kegiatan alumni Akabri tahun 1990. "Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi selaku alumni Akabri 90 memberikan vaksin dosis kedua terhadap pelajar di SMK Yapim, Pancurbatu," katanya.

Ia menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai wujud kepedulian alumni Akabri 90 yang mengabdi untuk negeri guna mendukung program pemerintah dalam percepatan pencapaian target vaksinasi nasional untuk mencapai herd immunity di Indonesia.

Ia mengatakan jumlah pelajar yang mengikuti vaksin dosis kedua ini sebanyak 374 orang. "Vaksin ini sebagai proses percepatan pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah hukum Polsek Pancurbatu terkhusus lagi kepada pelajar," ujarnya.

Namun demikian, ia sembari membagikan masker sebanyak 100 pcs mengimbau bagi masyarakat yang sudah divaksin agar tidak lupa untuk senantiasa menaati protokol kesehatan (Prokes) sesuai anjuran pemerintah setiap beraktivitas.

Sementara Kepala SMK Yapim Pancurbatu Khairud Daroini mengucapkan terimakasih terhadap alumni Akabri tahun 1990 terkhusus Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi karena telah melakukan vaksinasi dosis kedua.
Taati

Sementara itu tiga daerah di Sumut masih masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Ketiga daerah tersebut yaitu Kabupaten Padanglawas, Padanglawas Utara dan Kota Tanjungbalai. Penetapan itu sesuai dengan Instruksi Gubernur Sumut Nomor 188.54/49/INST/2021.

Sementara untuk PPKM Level 2 terdapat 21 kabupaten/kota, antara lain Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Langkat, Deliserdang, Simalungun, Asahan, Labuhanbatu, Toba, Mandailing Natal, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, Samosir, Batubara, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, Nias Barat, Kota Medan, Pematangsiantar dan Padangsidimpuan. Sedangkan untuk Level 1 yaitu Kabupaten Nias, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Serdangbedagai, Kota Sibolga, Binjai, Tebingtinggi dan Gunung Sitoli.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta semua daerah mematuhi ketentuan PPKM untuk terus menekan penyebaran Covid-19 di Sumut. “Saya harap ketentuan PPKM kita patuhi, cermat melihat segala penambahan kasus, melakukan testing, tracing dan treatment sesuai ketentuan juga Prokes,” katanya.

Menurut Edy Rahmayadi, salah satu yang membuat kabupaten/kota masih masuk ke Level 3 karena belum mencapai target testing, tracing dan treatmen atau vaksinasi. Per 24 November ada tiga penambahan kasus di Sumut yaitu di Kota Medan. Karena itu Edy Rahmayadi berharap kabupaten/kota bisa memenuhi target untuk menurunkan level PPKM.

“Penyebaran kasus kita sudah sangat menurun, kemarin itu penambahan ada 10 dan hari ini hanya tiga. Itu bisa kita tekan terus dengan mematuhi dan melaksanakan ketentuan di setiap level PPKM,” tambah Edy. (SS6/A13/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com