Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa Pejabat PT Corfina Capital


119 view
Adi Wijaya
Ilustrasi kasus dugaan korupsi Asuransi Jiwasraya.
Jakarta (SIB)
Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung memeriksa Head of Finance PT Corfina Capital, A sebagai saksi perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (persero) dengan tersangka korporasi PT. Corfina Capital.

"Saksi yang diperiksa atau diminta keterangannya hari ini yaitu berinisial A selaku Head of Finance PT. Corfina Capital,"kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Leornad Eben Ezer Simanjuntak di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (11/1).

Kapuspenkum Kejagung yang akrab dipanggil Leo menjelaskan, pemeriksaan saksi tersebut masih dalam rangka mengungkap tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Korporasi dalam jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di Bursa Efek Indonesia.

Ditambahkan Leo, pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid 19.

Seperti diketahui dalam kasus ini, penyidik Kejagung; telah menetapkan 13 korporasi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya.

Diduga ke-13 korporasi tersebut telah berkontribusi merugikan keuangan negara mencapai Rp 12,157 triliun dari total keseluruhan kerugian Rp16,81 triliun pada kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Adapun ke-13 korporasi yang ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung yakni:
1. PT Dana Wibawa Management Investasi
2. PT Oso Management Investasi
3. PT Pinekel Persada Investasi
4. PT Millenium Danatama
5. PT Prospera Aset Management
6. PT MNC Asset Management
7. PT Maybank Aset Management
8. PT GAP Capital
9. PT Jasa Capital Asset Management
10. PT Corvina Capital
11. PT Iserfan Investama
12. PT Sinar Mas Asset Management.
13. PT Pool Advista Management. (J02/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com