Kebakaran Hutan di Chile, 46 Orang Tewas

* Pemerintah Berlakukan Keadaan Darurat

172 view
Kebakaran Hutan di Chile, 46 Orang Tewas
Foto : AFP/Javier TORRES
Presiden Chile Gabriel Boric mengumumkan keadaan darurat ketika kebakaran meluas hingga wilayah tengah dan selatan negara itu.
Santiago (SIB)
Sebanyak 46 orang dilaporkan tewas akibat kebakaran hutan di Chile bagian tengah dan selatan. Pejabat menyebut banyak mayat tergeletak di jalan dan rumah-rumah warga hangus terbakar.
Pejabat setempat memperingatkan jumlah korban kemungkinan akan bertambah ketika petugas menyisir rumah-rumah yang terbakar.
Dilansir AFP, Minggu (4/2) presiden Chile Gabriel Boric telah menetapkan keadaan darurat atas kebakaran itu. Kondisi kering di daerah itu dengan suhu yang melonjak hingga 40 derajat celcius memperburuk kebakaran. Boric telah melakukan peninjauan ke wilayah terdampak.
"Ada 40 orang tewas dalam kebakaran tersebut, dan enam lainnya meninggal dunia akibat luka bakar," kata Boric usai meninjau wilayah terdampak melalui helikopter, Sabtu sore waktu setempat. "Kami tahu jumlah ini akan meningkat," tambahnya.
Kebakaran terkonsentrasi di kawasan wisata Valparaiso, di sepanjang garis pantai tengah Chile. Kobaran api telah merusak ribuan hektar hutan, menyelimuti kota-kota pesisir dengan asap abu-abu dan memaksa orang meninggalkan rumah mereka.
Pihak berwenang mengumumkan jam malam pada Sabtu pagi di kedua wilayah tersebut hingga siang hari untuk memfasilitasi pergerakan pengungsi dan petugas tanggap darurat.
Menteri Dalam Negeri Carolina Toha mengatakan telah terjadi 92 titik kebakaran hingga Sabtu siang, dengan 43.000 hektar terbakar di seluruh negeri. Petugas pemadam kebakaran masih berjuang memadamkan 29 kobaran api pada sore hari, sementara 40 kobaran api telah berhasil dikendalikan.
Di lereng bukit sekitar kota pesisir Vina del Mar, seluruh blok rumah terbakar dalam semalam, wartawan AFP melihat pada Sabtu pagi, ketika ribuan orang yang sebelumnya dievakuasi kembali dan mendapati rumah mereka hancur. "Prioritasnya adalah kebakaran di wilayah Valparaiso karena kedekatannya dengan perkotaan, di mana kita sering mengalami beberapa titik kebakaran," kata Toha.
Dia mengatakan lebih banyak kendaraan pemadam kebakaran tidak diperlukan saat ini karena wilayahnya "tidak terlalu luas. Sangat padat, namun tidak terlalu luas."
Di lereng bukit sekitar kota pesisir Vina del Mar, seluruh blok rumah terbakar dalam semalam, kata laporan wartawan AFP pada Sabtu pagi waktu setempat. Sementara beberapa korban tewas terlihat tergeletak di jalan, ditutupi selimut.
Daerah tersebut, sekira 1,5 jam barat laut ibu kota Santiago, merupakan tujuan wisata populer selama bulan-bulan musim panas. Di kota Estrella dan Navidad, barat daya ibu kota, kebakaran telah menghanguskan hampir 30 rumah, dan memaksa evakuasi di dekat resor selancar Pichilemu. "Saya belum pernah melihat yang seperti ini," kata Yvonne Guzman (63) kepada AFP.
Ketika api mulai membakar rumahnya di Quilpue, Guzman melarikan diri bersama ibunya yang sudah lanjut usia, namun terjebak kemacetan selama berjam-jam. "Ini sangat menyedihkan, karena kami sudah mengevakuasi rumah tetapi kami tidak bisa bergerak maju. Ada banyak orang yang mencoba keluar dan tidak bisa bergerak," katanya. (**)
Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com