Kejari Medan Terima Tersangka dan Barang Bukti Kasus Binomo dari Mabes Polri


128 view
Kejari Medan Terima Tersangka dan Barang Bukti Kasus Binomo dari Mabes Polri
Foto: Internet
Ilustrasi.

Medan (SIB)

Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menerima penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti (tahap II) kasus dugaan penipuan investasi bodong melalui aplikasi Binomo dengan tersangka Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich. Penyerahan tersangka dan barang bukti itu berlangsung dari penyidik Bareskrim Polri kepada penuntut umum di ruang Tahap II Kantor Kejari Medan, Selasa (2/8).


Kepala Kejaksaan (Kajari) Medan Teuku Rahmatsyah SH MH melalui Kasintel Simon SH MH menginformasikan hal tersebut dalam siaran persnya via WA kepada wartawan, Rabu (3/8). “Penyerahan tersangka berikut barang bukti kasus investasi bodong binary option Binomo dengan tersangka Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich dilakukan oleh Bareskrim Polri ke Kejari Medan setelah berkasnya dinyatakan lengkap (P21) oleh jaksa peneliti di Kejaksaan Agung,” kata Kasintel.


Disebutkan, kasusnya berawal ketika tersangka Fakarich mendapat tawaran untuk membuat video promosi Binomo dengan bayaran Rp20.000.000 hingga Rp 30.000.000. Selanjutnya, tersangka bergabung menjadi afiliator Binomo dan menautkan link afiliator Binomo tersebut ke dalam web fakartrading.com miliknya, sehingga orang yang mengakses atau mengikuti kelas/kursus trading yang diadakan tersangka dapat dengan mudah untuk mengakses permainan Binomo tersebut.


“Tersangka juga membuat konten video dan audio yang diunggah oleh tersangka di media sosial YouTube, Instagram dan grup telegram Fakar Trading Binomo miliknya,” katanya.


Dalam kasus tersebut tersangka Fakarich dijerat melanggar Pasal 45 ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (2) dan atau Pasal 45a ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 3 jo Pasal 5, Pasal 10 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang atau Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHPidana.


Seusai penyerahan tahap II, terhadap tersangka dilakukan penahanan 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan untuk kepentingan Jaksa Penuntut Umum menyiapkan surat dakwaan serta preses pelimpahan perkara ke Pengadilan Negeri Medan untuk segera disidangkan, katanya. (BR1/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com