Kasus Dugaan Korupsi Pencairan Kredit Rp 31,6 Miliar

Kejati Sumut Sita 62 Unit Bangunan/Tanah di 3 Kabupaten/Kota


376 view
Kejati Sumut Sita 62 Unit Bangunan/Tanah di 3 Kabupaten/Kota
Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Jalan AH Nasution Medan. (ANTARA/Munawar)
Medan (SIB)
Tim penyidik Pidsus Kejati Sumut telah menyita sekitar 62 unit bangunan/tanah yang berlokasi di Kabupaten/Kota yaitu di Deliserdang, Serdangbedagai dan Tebingtinggi,dalam rangka penyidikan kasus tindak pidana korupsi, terkait pencairan kredit Rp 31,6 miliar pada Bank Sumut kantor cabang pembantu (KCP) Galang Deliserdang.

Pencairan kredit itu diduga tidak sesuai ketentuan pada periode 2013-2015 sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara cq Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 31.692.690.986.

Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian yang dikonfirmasi wartawan,Senin (19/4) membenarkan, tim penyidik Pidsus terdiri dari 5 orang diketuai Jaksa Harianto Tobing telah melakukan penyitaan terhadap bangunan/tanah tersebut.

Berdasarkan surat perintah penyidikan Kajati Sumut tanggal 21 Januari 2021,dan surat penetapan Pengadilan Negeri Medan Klas IA Khusus tanggal 26 Maret 2021 perihal izin penyitaan dilakukan dalam perkara dugaan korupsi atas nama tersangka Skn dan kawan kawan (3 orang).

“Benar, sesuai informasi dari Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) pada Aspidsus Kejati Sumut M Junaidi,bahwa penyitaan tersebut telah dieksekusi tim penyidik Pidsus Kejati Sumut secara bertahap pekan lalu dengan lokasi bangunan/tanah yang disita terletak di beberapa tempat yaitu di Deliserdang, Serdangbedagai (Sergai) dan Tebingtinggi”, ujar Kasipenkum Sumanggar.

Menurut Kasidik, penyitaan dilakukan karena bangunan berikut beberapa bidang tanah yang disita tersebut telah menjadi agunan dalam pengajuan permohonan kredit oleh tersangka Skn. Dari hasil pemeriksaan penyidik, proses pencairan tidak sesuai aturan pemberian kredit. Pengajuan kredit (KUR, KPR,investasi) oleh tersangka Skn diikat dengan sekitar 126 perjanjian kredit ini. Lalu tersangka SKn menggunakan nama nama orang untuk meminjam kredit. Setelah fasilitas kredit cair uangnya diambil tersangka Skn tetapi tidak diserahkan kepada yang namanya disebut dalam permohonan pengajuan kredit.

Dalam kasus dugaan korupsi di Bank Sumut KCP Galang Deliserdang itu,tim penyidik telah menetapkan 3 orang tersangka yaitu SKn (yang mengajukan kredit),R SE (wakil pimpinan KCP) dan Lrt selaku Pimpinan KCP Galang Deliserdang. “Mengenai jumlah kerugian keuangan negara masih dalam proses perhitungan auditor”,katanya.(BR1/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com