Kekerasan ke Keturunan Asia Meningkat, WNI di Chicago Diimbau Waspada


83 view
(Dok KJRI Chicago)
Imbauan dari KJRI Chicago untuk WNI, supaya waspada dan tenang menghadapi fenomena kekerasan terhadap keturunan Asia di AS. 
Jakarta (SIB)
Kekerasan terhadap orang keturunan Asia di Amerika Serikat (AS) benar-benar menjadi fenomena serius. Warga Negara Indonesia (WNI) di Chicago diimbau untuk waspada supaya tidak menjadi korban kekerasan di Negeri Paman Sam.

"Waspada dan tetap tenang!" kata Konsulat Jenderal RI di Chicago, Meri Binsar Simorangkir, sebagaimana disampaikan dalam siaran pers KJRI Chicago yang diterima, Rabu (7/4).

Dituliskan oleh KJRI Chicago dalam keterangan persnya, imbauan tengah gencar disampaikan kepada WNI. Konjen Meri juga menyampaikan agar masyarakat Indonesia dapat menjaga diri serta tidak memancing tindak kekerasan dengan menggunakan perhiasan yang berlebihan, membawa uang tunai dalam jumlah besar, dan berjalan sendirian di tempat gelap.

"Tidak lupa, selalu laporkan kejadian yang dianggap membahayakan ke pihak berwajib serta KJRI. Sedapat mungkin dokumentasikan, serta ingat dengan baik kronologi dan deskripsi pelaku. Ingat, nomor telepon Hotline KJRI Chicago selalu dapat dihubungi 24/7," imbuh Konjen Meri.

Meskipun saat ini tidak terdapat laporan adanya kekerasan yang dialami oleh masyarakat Indonesia di Midwest, adanya imbauan tersebut dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan awareness sehingga mereka mengetahui apa yang harus dilakukan dan kepada siapa harus melaporkan sekiranya terjadi tindak kekerasan.

Wilayah kerja KJRI Chicago meliputi 13 negara bagian di Midwest Amerika Serikat yakni Illinois, Indiana, Iowa, Kansas, Kentucky, Michigan, Minnesota, Missouri, Nebraska, North Dakota, Ohio, South Dakota dan Wisconsin. Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di wilayah kerja KJRI Chicago adalah sebanyak 11.682 orang.

Meri menyampaikan imbauan ini pada perayaan Paskah bersama masyarakat Kristiani Indonesia, di Indonesian Christian Church (ICC) di Plymouth, Michigan, tanggal 4 April 2021 dan dalam pertemuan dengan perwakilan WNI di Cleveland, Ohio, tanggal 3 April 2021.

Pertemuan di Cleveland dihadiri oleh Imam Masjid Cleveland, perwakilan masyarakat Kristiani, masyarakat Hindu-Bali yang ada di Ohio, serta Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS (Permias) dari universitas terkemuka yang ada di Ohio seperti Kent University, Akron University, dan Case Western University. (detikcom/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com