Kasus Covid Naik, Setneg Buat Edaran Tangguhkan Perjalanan Luar Negeri

Kemenkes Rencanakan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat

* Jepang Cetak Rekor, Tembus 186 Ribu Kasus dalam 24 Jam

356 view
Kemenkes Rencanakan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat
Foto: freepik
Ilustrasi.

Jakarta (SIB)

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengeluarkan edaran terkait penangguhan perjalanan dinas luar negeri.


Penangguhan perjalanan ini dilakukan atas pertimbangan kondisi terkini kasus Covid-19.


Dalam surat yang dilihat, Jumat (22/7), edaran itu diteken oleh Sekretaris Kemensetneg Setya Utama pada Jumat (22/7).


Edaran ditujukan ke sejumlah pihak. Berikut di antaranya:


1. Para Sesmenko/Sesjen/Sesmen/Sestama, Kementerian/Lembaga


2. Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Kejaksaan Agung


3. Asrenum dan Aspers Panglima TNI


4. Asrena dan AsSDM Kapolri


5. Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Kabinet


Isi surat tersebut meminta perjalanan dinas ke luar negeri untuk ditangguhkan sementara. Kegiatan yang dikecualikan adalah perjalanan luar negeri yang bersifat sangat esensial.


"Berkenaan dengan kembali meningkatnya laporan penyebaran kasus Covid-19 varian baru di Indonesia dan sebagai upaya pencegahan penularan yang lebih luas di dalam negeri, dengan hormat kami sampaikan kiranya seluruh rencana kegiatan PDLN yang akan dilaksanakan oleh pejabat/pegawai di lingkungan instansi Saudara dapat ditangguhkan. Adapun kegiatan yang dikecualikan yaitu PDLN yang bersifat sangat esensial yang pelaksanaannya merupakan arahan Presiden dan tugas belajar," demikian petikan surat edaran tersebut. Surat edaran tersebut telah dibenarkan oleh Setya Utama.


Sejumlah instansi diminta menerapkan dan mengawasi pelaksanaan kebijakan ini. Kemensetneg akan melakukan evaluasi secara berkala kebijakan tersebut sesuai perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia.


Dosis Keempat

Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI merencanakan pemberian vaksin Covid-19 dosis keempat atau vaksin booster kedua. Wacana tersebut muncul di tengah laju vaksinasi Covid-19 dosis ketiga belum mencapai 50 persen dari total sasaran.


Dikutip dari vaksin.kemkes.go.id, per Jumat (22/7) 12:00 WIB, baru ada lebih dari 53 juta orang yang menerima vaksin dosis ketiga. Karenanya, pemerintah kini masih fokus mengejar target tersebut.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com