Kementerian PPPA Waspadai Komik Superman Biseksual


144 view
Kementerian PPPA Waspadai Komik Superman Biseksual
DC Comics/ Istimewa
Foto Karakter Sumperman baru
Jakarta (SIB)
DC Comics mengenalkan Jon Kent, karakter Superman baru sebagai biseksual. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mewaspadai peredaran komik tersebut di Indonesia.

"Isu orientasi seksual LGBT yang dikemas dalam bentuk comics tentunya perlu diwaspadai dampaknya pada masyarakat, khususnya anak-anak," kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar melalui keterangan tertulis, Jumat (15/10).

Nahar khawatir karakter Superman biseksual dalam komik itu ditiru dan menjadi perilaku sehari-hari anak. Sebab menurutnya, bisa saja karakter biseksual itu terekam dalam pikiran anak-anak sehingga terdoktrin.

"Dikhawatirkan nilai-nilai LGBT yang tidak sesuai dengan norma agama atau nilai yang dianut sebuah keluarga kemudian terekam dan ter-internalisasi dalam diri anak, sehingga anak akan menganggap hal demikian adalah hal yang lucu, wajar kemudian ditiru dan menjadi perilaku sehari-hari," ujarnya.

Nahar mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) sebelum komik Superman itu masuk dan beredar di Indonesia. Selain itu kata Nahar, KemenPPPA juga akan berkoordinasi dengan Kominfo untuk mewaspadai pendistribusian komik dalam bentuk e-book.

"Untuk selanjutnya, Kemen PPPA akan berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga, termasuk (IKAPI), untuk memastikan konten komik tersebut sebelum masuk dan diedarkan di Indonesia," tuturnya.

"Tantangan lainnya yang juga perlu diwaspadai adalah jika komik, atau buku tersebut didistribusikan dalam bentuk e-book atau buku digital, yang dapat berdampak pada kemudahan anak-anak mengakses informasi. Ini juga penting untuk didiskusikan semua pihak. Oleh karena itu, Kemen PPPA juga akan berkoordinasi dengan Kominfo untuk melakukan upaya preventif untuk meminimalisir resiko keterpaparan anak atas konten negatif e-book di ranah daring," lanjutnya.

Lebih lanjut, Nahar menyampaikan upaya perlindungan terhadap anak tidak hanya dalam bentuk kekerasan fisik dan psikis, tapi juga dari bacaan serta tontonan yang dapat mengancam dan membahayakan karakter anak. Menurutnya dalam proses tumbuh kembang, setiap anak perlu mendapatkan informasi yang layak.

"Pada prinsipnya, upaya perlindungan anak, tak hanya dari bentuk kekerasan fisik dan psikis. Namun juga bagaimana sebuah bacaan dan tontonan tidak membahayakan, bahkan mengancam karakter anak. Penting diupayakan bahwa setiap anak perlu mendapatkan informasi yang layak, dan dilindungi dari kerentanan-kerentanan akibat konten buku yang tidak ramah anak," imbuhnya.

Dilansir dari BBC, Selasa (12/10), komik 'Superman: Son of Kal-El' menceritakan perjalanan Jon Kent saat mengambil jubah Superman milik ayahnya, Clark Kent. Setelah itu, DC Comics membuat pengumuman di perayaan nasional tahunan Coming Out Day atau hari kesadaran LGBT di AS. Mereka merilis Jon Kent sebagai penyuka sesama jenis.

Dalam komik, Jon Kent diketahui bersahabat dengan Jay Nakamura, seorang reporter berkacamata dan punya rambut berwarna merah muda.

"Setelah Jon terbakar secara mental dan fisik karena mencoba untuk menyelamatkan semua orang yang dia bisa. Superman dan Jay Nakamura berpelukan," tulis DC Comics sebagai bocoran untuk edisi kelima yang terbit di November 2021.

DC Comics kembali melanjutkan ceritanya bahwa pasangan itu bakal terlibat secara romantis pada volume mendatang. Meski detail plot belum terungkap, gambar yang dibagikan oleh DC Comics menunjukkan Jon Kent dan Jay juga berciuman.

Gagasan putra Clark Kent menjadi biseksual itu sudah lama dipertimbangkan tim editorial.

"Ada perubahan nyata selama beberapa tahun terakhir, mungkin 10 atau 5 tahun lalu itu akan menjadi sulit. Tapi saya berpikir segalanya akan berubah dengan cara yang disambut baik," kata DC. (detikcom/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com