Kepala OIKN Sebut Jakarta Bakal Jadi Pusat Bisnis dan Keuangan


189 view
Kepala OIKN Sebut Jakarta Bakal Jadi Pusat Bisnis dan Keuangan
(Foto: Biro Pers Setpres/Muchlis Jr./aa
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono memberi penjelasan usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/6/2022). 
Jakarta (SIB)
Jakarta akan menjadi kota pusat bisnis dan keuangan usai pemerintahan pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Seiring hal itu, Jakarta dinilai tetap menarik untuk tetap berkembang.
Kepala Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono memastikan Jakarta akan menjadi financial center usai pemerintahan ke IKN.
“Tentu Jakarta akan menjadi financial center, pasti. Bisnis dan financial center akan di sini, kita akan punya financial superhub baru,” kata Bambang dikutip, Minggu (18/2).
Bambang menuturkan, financial superhub baru ini telah dilakukan oleh Kazakshtan dengan Astana, ibu kota baru setelah Almaty. Dengan demikian, Indonesia dan Kazakhstan menandatangani nota kesepahaman dan menjadikan IKN serta Astana sebagai sister city.
Pemindahan ibu kota ke IKN akan menciptakan hubungan yang saling menguatkan bagi dua kota, yakni Jakarta akan menjadi pusat bisnis dan finansial, sedangkan IKN kota cerdas dan inklusif. Jakarta tetap menjadi magnet yang menarik untuk tetap berkembang dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa semakin berkembang dan merata. "Kita akan mempunyai economy superhub di luar Jakarta," ujar Bambang.
Di sisi lain Direktur Regional I Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Abdul Malik mengatakan, peran Jakarta menjadi sangat penting setelah ibu kota negara pindah ke IKN. Sebab, Jakarta sudah menjadi kawasan metropolitan nomor dua terbesar di dunia setelah Tokyo.
Jakarta dan wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi akan menjadi wilayah aglomerasi terbesar di dunia. "Banyak ahli meramalkan, arahnya itu akan menjadi dua sistem megapolitan, yaitu Jakarta dan cekungan Bandung. Itu akan menjadi dua motor penggerak utamanya," kata Abdul.
Beberapa investor swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga sudah mulai membangun hotel bintang lima, kawasan pergudangan dan logistik, Nusantara Warehouse hingga Nusantara Logistic Hub.
Bakal Groundbreaking
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan kembali memimpin groundbreaking atau peletakan batu pertama kelima yakni fasilitas perbankan dan pendidikan di IKN.
“Insya Allah dalam 2-3 minggu ke depan Presiden akan memimpin kembali groundbreaking yang kelima,” tutur Bambang, Sabtu (17/2).
Ia menuturkan, groundbreaking tahap kelima itu akan meliputi sektor perbankan dan beberapa fasilitas perbankan.
“Sektor perbankan akan masuk di sana dan beberapa fasilitas pendidikan. Salah satu yang sudah masuk Jakarta International School, tapi di sana jadi Nusantara International School, NIS,” ujar Bambang.
Adapun total investasi publik dan swasta yang masuk IKN hingga Januari 2024 sebesar Rp 47,5 triliun. Sedangkan untuk investasi yang berasal hanya dari swasta sekitar Rp 35,9 triliun yang sudah dilakukan groundbreaking dan sekarang berproses. (**)
Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com