Komisi VIII DPR Desak Kemensos Klarifikasi Beras Bansos Presiden Jokowi Membusuk di Depok

* Menko PMK Serahkan ke Polisi Jika Ada Kelalaian

464 view
Komisi VIII DPR Desak Kemensos Klarifikasi Beras Bansos Presiden Jokowi Membusuk di Depok
Foto : Tangkapan Layar
Ace Hasan Syadzily.

Jakarta (SIB)

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily meminta Kementerian Sosial (Kemensos) segera mengklarifikasi soal temuan beras bantuan sosial (bansos) bantuan Presiden Jokowi berkarung-karung membusuk dikubur di Depok. Ace menekankan beras bansos ada di bawah koordinasi Kemensos.


"Kami minta kepada Kementerian Sosial, jika timbunan itu merupakan bansos untuk mengklarifikasi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kecurigaan dan syak wasangka dari masyarakat," kata Ace kepada wartawan, Senin (1/8).


"Sepengetahuan saya, bantuan sosial Presiden pun juga tetap di bawah koordinasi Kementerian Sosial RI," sambungnya.


Terlebih, menurut dia, timbunan bansos itu berupa bantuan kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat yang terdampak krisis saat pandemi Covid-19 merebak. "Apalagi timbunan bantuan sosial itu berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan warga yang terdampak Covid-19," katanya.


Lebih lanjut, Ace mempertanyakan alasan beras bansos itu dikubur lantaran sudah kedaluwarsa. Sebabnya, beras bansos itu sudah tak layak didistribusikan ke masyarakat.


"Kalau ada pihak yang menyatakan bahwa bantuan sosial itu telah kedaluwarsa, itu pun juga perlu dipertanyakan. Berarti bantuan sosial itu tidak dapat didistribusikan kepada warga yang berhak untuk menerimanya," katanya.


Dengan demikian, Ace meminta perkara berkarung-karung beras bansos dikubur ini segera diungkap secara gamblang ke publik. Dia menegaskan kembali agar Kemensos harus menjelaskan persoalan ini.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com