Jokowi Berduka, Pimpin Rapat Mendadak di Pengungsian

Korban Tewas Gempa Cianjur 268 Orang

* Cianjur Tanggap Darurat 30 Hari

537 view
Korban Tewas Gempa Cianjur 268 Orang
Foto: Ant/Yulius Satria Wijaya
TINJAU LOKASI: Presiden Joko Widodo saat meninjau lokasi bencana gempa bumi di Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11). Presiden Jokowi turun langsung ke lokasi terdampak gempa Cianjur dan memastikan bantuan logistik seperti sembako, makanan, minuman, obat-obatan dan bantuan lainnya bisa tersalurkan dengan baik. 

Jakarta (SIB)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya ratusan korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Jokowi langsung memerintahkan jajarannya melakukan penanganan darurat.

"Saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam, belasungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat," kata Jokowi di Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11).

Perintah Jokowi terkait penanganan gempa ini sudah disampaikan kepada Menko PMK Muhadjir Effendy, BNPB, dan Basarnas.

Jokowi juga memberikan arahan agar Kementerian PUPR, TNI, dan Polri ikut terlibat dalam penanganan pascagempa.

"Untuk bersama-sama menggerakkan jajarannya dalam membantu musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur ini utamanya yang berkaitan dengan akses, pembukaan akses yang terkena longsor," ujar Jokowi.

Rapat Mendadak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menggelar rapat mendadak terbatas di lokasi pengungsian korban gempa Cianjur di Taman Prawatasari, Kabupaten Cianjur. Dalam rapat mendadak tersebut, Jokowi memerintahkan jajarannya untuk segera membuka daerah terisolasi.

"Ada beberapa daerah yang masih terisolasi, kami berusaha buka," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dalam keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (22/11).

"Dahulukan, kalau perlu pakai heli, pakai heli. Kalau tidak bisa pakai darat, pakai heli," ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk segera memperbaiki infrastruktur fasilitas umum ataupun rumah warga yang terdampak gempa. Upaya tersebut dilakukan setelah keadaan aman dan tenang.

"Kemudian kalau sudah tenang, reda, langsung dimulai saja (perbaikan infrastruktur)," imbuh Jokowi.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com