Minggu, 23 Juni 2024 WIB

Lagi, Jaksa Agung Ingatkan Jajaran untuk Tak Bergaya Hidup Mewah

Redaksi - Rabu, 16 November 2022 10:42 WIB
443 view
Lagi, Jaksa Agung Ingatkan Jajaran untuk Tak Bergaya Hidup Mewah
PMJ News
Jaksa Agung ST Burhanuddin 
Jakarta (SIB)
Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Burhanuddin mengingatkan jajarannya agar menjauhi gaya hidup mewah atau hedonisme dan bijak bermedia sosial.

"Tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk menjauhi gaya hidup yang menjurus pada hedonisme. Hal ini dikarenakan bahwa seluruh jajaran hanya pelayan masyarakat," kata Burhanuddin melalui keterangan tertulis yang disampaikan Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana, Selasa (15/11).

"Sekali lagi, kita hanyalah pelayan masyarakat, di mana secara hakikatnya tugas kita itu melayani masyarakat, sehingga sudah sepatutnya sebagai abdi negara kita harus memberikan contoh sikap, adab, etika serta bijak dalam menggunakan media sosial dan di samping itu sudah sepatutnya kita turut mensosialisasikan kebijakan pemerintah maupun institusi," ujarnya.

Burhanuddin meminta jajarannya menjaga marwah kejaksaan serta menegakkan integritas, disiplin, berkinerja baik dan program humanis.

Sebab, hal itu bukan hanya tanggung jawab pimpinan, tetapi juga setiap insan Adhyaksa.

"Budaya kerja yang optimistis dan positif harus dibangun dengan semangat perbaikan dan kinerja yang baik.

Pertanggungjawabkan kerja Saudara-saudara sebagai penegak hukum bukan kepada pimpinan tetapi kepada masyarakat.

Dan untuk itu, tidak ada kata lain, jaksa harus merangkul dan bermanfaat bagi masyarakat bukan hanya dalam bidang penegakan hukum, tetapi juga di bidang sosial kemasyarakatan," tuturnya.

Sementara itu pihak pengawasan internal diefektifkan, yakni pengawasan melekat yang fungsinya bukan untuk mencari kesalahan, akan tetapi fungsinya adalah menegakkan akuntabilitas dan integritas insan Adhyaksa sehingga dalam pelaksanaan tugas-tugasnya harus mampu melakukan evaluasi terhadap kinerja satuan kerja di daerah.
Burhanuddin juga meminta jajaran mempublikasikan kinerjanya.

"Perlu Saudara ketahui, seribu kali Saudara meraih kesuksesan, tidak ada artinya jika tidak Saudara publikasikan. Ini dipandang perlu karena Saudara akan tetap dianggap belum bekerja, karena masyarakat tidak mengetahui apa yang Saudara kerjakan. Oleh karena itu, manfaatkan sarana dan prasarana yang Saudara miliki untuk mempublikasikan capaian Saudara," ujarnya.

Jaksa Agung juga mengingatkan jajarannya agar tidak menganggap remeh administrasi penanganan perkara, baik perkara perdata dan tata usaha maupun tindak pidana umum, tindak pidana khusus, tindak pidana militer.

Hal itu karena rawan digugat. Karena itu, Burhanuddin meminta agar administrasi perkara dilakukan dengan digitalisasi.

Lebih lanjut ia juga mengingatkan jajarannya untuk bekerja keras menyerap anggaran namun harus dilakukan dengan akuntabilitas.

"Penyerapan anggaran yang masih minim dan belum mencapai 80 persen sementara kita bisa berkinerja hanya 1 bulan saja. Oleh karenanya, Jaksa Agung berpesan bahwa seluruh jajaran harus bekerja keras untuk menghabiskan anggaran yang ada, namun jangan lupa akuntabilitas atau pertanggungjawabannya secara akuntansi, yakni keuangan, fisik, dan administrasi harus benar," sambungnya.

Diketahui, dalam kunjungan kerja ini, Jaksa Agung ST Burhanuddin didampingi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Kepala Pusat Penerangan Hukum, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Kepegawaian, Asisten Umum Jaksa Agung, dan dihadiri oleh para Asisten, Kabag TU serta para Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bengkulu, serta para kepala kejaksaan negeri di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Bengkulu. (detikcom/d)




Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jaksa Agung Ungkap Pentingnya Bentuk Badan Kejaksaan se-ASEAN
Jaksa Agung Lantik Leonard Eben Ezer Simanjuntak Jadi Staf Ahli
Persaja Hanya Memberikan Advokasi Kepada Jaksa yang Menjalankan Tugas Sesuai Aturan
Membangun Citra Hukum Humanis dan Modern
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Jadi Stimulus Komitmen Kejaksaan Terus Mencegah dan Memerangi Korupsi
Kejagung Panggil Anggota BPK Achsanul Qosasi
komentar
beritaTerbaru