Lahan Sawah Diasuransikan di Sumut Masih Minim, Hanya 1.801 Ha di 6 Kabupaten

* Tahun Ini Ditargetkan 24.500 Ha Diasuransikan

106 view
Lahan Sawah Diasuransikan di Sumut Masih Minim, Hanya 1.801 Ha di 6 Kabupaten
© Torjrtrx/Shutterstock
Ilustrasi hamparan sawah
Medan (SIB)
Posisi per 27 Juli 2021, jumlah peserta AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi ) di Sumatera Utara 2.641 petani dari 26 kabupaten /kota dengan luas lahan yang diasuransikan 1.801,58 Ha.

Sedangkan target lahan sawah yang diasuransikan tahun ini seluas 24.500 Ha.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara melalui Kepala Seksi Pemberdayaan dan Investasi Hotmatua S Sp.M kepada SIB, Selasa (14/9).

Disebutnya, hingga posisi 27 Juli 2021 tersebut klaim yang dibayar sebesar Rp118,200 juta lebih yakni kepada Kabupaten Simalungun dari lahan seluas 19,70 Ha.

Ia menyebutkan, dari 26 Kabupaten, hanya 6 kabupaten yang menjadi peserta AUTP yakni Batubara luas lahan 42,50 Ha dengan jumlah petani 74 orang. Kemudian Kabupaten Deli Serdang 154,40 Ha dengan jumlah petani 163 orang, Labuhan Batu 43,44 Ha dengan jumlah petani 41 orang, Madina 510,30 Ha dengan jumlah petani 920 orang, Simalungun 691,66 Ha dengan jumlah petani 979 orang dan Serdang Bedagai 359,28 Ha dengan jumlah petani 464 orang.

Kabupaten yang menjadi peserta AUTP tahun 2021 membayar premi asuransi masing-masing sebesar 20 %, sedangkan 80 % dibayar pemerintah.

Bagi kelompok petani yang menjadi peserta dalam Program Bantuan Premi AUTP mendapat ganti rugi sebesar Rp 6 juta per Ha dengan pertanggungan premi Rp 180.000 per musim tanam ( MT). Ditanggung pemerintah, 80% petani hanya membayar Rp 36.000 per Ha per MT.

Katanya, program bantuan premi AUTP bertujuan untuk melindungi pertanian petani akibat gagal panen misalnya akibat faktor bencana alam kekeringan, terkena hama penyakit,banjir dan sebagainya.

Hotmatua mengatakan, untuk menjadi peserta AUTP, petani harus tergabung dalam kelompok tani,setelah lebih dulu mengikuti CPCL ( Calon Peserta Calon Lokasi).

Diakuinya, jumlah peserta AUTP di Sumut minim, karena merasa tidak bakal ada kejadian di lahan pertaniannya. Padahal yang namanya musibah tidak bisa dipastikan kapan datang, ujarnya

“Pemerintah melalui Jasindo yang menangani AUTP,” imbuhnya.(A1/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com