* Polisi akan Panggil Pihak Manajemen

Langgar PPKM, Kafe Holywings Disegel

* Jangan Coba-coba, Polda Metro Bakal Tindak Kerumunan

153 view
Langgar PPKM, Kafe Holywings Disegel
(Foto : Bisnis/Twitter)
MELANGGAR PROKES : Kerumunan massa di kafe Holywings, Kemang Jakarta Selatan melanggar aturan PPKM level 3 pada Sabtu (4/9) malam. 
Jakarta (SIB)
Kafe Holywings Kemang, Jakarta Selatan, disegel setelah melanggar PPKM level 3 di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan bagi para pelanggar PPKM tentang ancaman sanksi pencabutan izin usaha sampai pidana.

"Ya nanti dilihat, melanggar mulai dari sanksi administrasi sampai dengan pencabutan izin, bahkan dimungkinkan sanksi pidana," kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (6/9).

Riza menerangkan Pemprov DKI juga tengah menyiapkan sanksi denda untuk kafe Holywings. Namun, dia belum memerinci besarannya.

"Selain penutupan, ada denda tentu di situ ya. Iya dong (denda). Pemprov yang atur ya. Nanti dicek sama Satpol PP terkait dendanya," tutur Politikus Gerindra itu.

Riza menyebut sanksi pelanggar PPKM di Jakarta sudah ada ketentuannya. Dia meminta pihak-pihak menaati aturan meski ada penyesuaian dalam PPKM level 3.

"Kami minta semua patuh disiplin sekalipun ada penurunan, kita jangan euforia, jangan kendor tetap waspada dan disiplin, jangan anggap enteng, jangan abai saat-saat seperti ini, saat adanya penurunan yang sangat signifikan, dan mulai ada pelonggaran, disiplin harus semakin ditingkatkan," ucapnya.

Diketahui, Kafe Holywings di Kemang, Jakarta Selatan, kedapatan beroperasi hingga tengah malam dan menimbulkan kerumunan. Polisi pun membubarkan kerumunan dan meminta pengunjung pulang.

Jam operasional yang melebihi ketentuan itu diketahui saat patroli gabungan yang dipimpin Karoops Polda Metro Jaya. Operasi itu dilakukan pada Minggu (5/9), sekitar pukul 01.00 dini hari.

"Kita cuma imbauan supaya merek pulang. Namanya PPKM level 3 kalau ada kerumunan kita imbau untuk pulang," kata Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, Dermawan Karosekali kepada wartawan, Minggu (5/9).

Kerumunan di Holywings Kemang itu juga sempat viral di media sosial. Tampak pelanggan berkerumun di lokasi. Polisi juga mengimbau pengunjung agar bubar.

Satpol PP DKI Jakarta memberikan sanksi kepada pengelola Holywings Kemang seusai kerumunan tersebut. Holywings Kemang ditutup selama 3 hari.

"Tempat Usaha Holywings Kemang, dikenakan sanksi Penutupan Sementara 3x24 jam oleh Petugas Satpol PP DKI Jakarta Minggu (5/9) setelah ditemukan terjadi pelanggaran ketentuan PPKM level 3 pada Sabtu Malam (4/9)," demikian keterangan dari Instagram resmi Satpol PP DKI Jakarta seperti dilihat, Senin (6/9).

Satpol PP menyatakan sanksi pembekuan izin usaha sesuai Perda Nomor 2 Tahun 2020 dan Pergub Nomor 3 Tahun 2021 akan diberlakukan kepada manajemen Holywings jika kembali melakukan pelanggaran PPKM level 3. Pemprov DKI meminta semua pihak mematuhi aturan.

"Mohon kesadaran kepada semua pihak pelaku usaha untuk bersama mematuhi ketentuan dalam pengendalian penyebaran Covid-19 di Ibu Kota," ujar Satpol PP DKI.

Tindak Kerumunan
Sejumlah kafe dan tempat hiburan kedapatan melanggar jam operasional hingga berkerumun. Polda Metro Jaya menegaskan akan menindak setiap pelanggaran protokol kesehatan.

"Jangan coba ada yang bermain-main lagi dengan membuat satu kerumunan, baik itu di kafe-kafe atau di tempat-tempat hiburan. Ketentuannya sudah jelas PPKM level 3, kami tidak segan-segan menindak dengan tegas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (6/9).

Akhir pekan lalu diketahui dua tempat hiburan Holywings di Epicentrum dan Kemang disidak oleh petugas. Saat itu ditemukan adanya pelanggaran jam operasional dan kerumunan di lokasi.

Patroli Intensif
Ia menegaskan pihaknya tidak akan tebang pilih dalam memproses pelanggar prokes. Dia memastikan tiap pelanggar akan ditindak tanpa terkecuali.

"Jadi bukan cuman di tempat ini saja, Holywings. Kalau kami menemukan tempat-tempat yang lain kami tidak segan-segan untuk melakukan penutupan. Kami akan proses," ucap Yusri.

Sebagai upaya mencegah kerumunan terulang kembali, Polda Metro Jaya akan terus menggencarkan razia. Tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan bakal dipatroli secara intensif.

"Kami tidak akan ada tebang pilih di sini. Di mana ada kerumunan di situ akan kami lakukan razia, kami akan tegas. Preventif strike akan kami lakukan disini. Kalau perlu kami akan proses sesuai dengan hukum yang berlaku," pungkas Yusri.

Dipanggil
Terkait kerumunan di Holywings Kemang dan Epicentrum, Polda Metro Jaya berencana memanggil pihak manajemen. Manajemen Holywings akan diperiksa polisi pekan ini terkait kerumunan tersebut.

"Iya kita akan proses. Kita akan lakukan pemeriksaan, semua yang tersangkut di sini secara maraton," ujar Yusri.
Seperti diketahui, polisi merazia Holywings Kemang pada Sabtu (4/9) malam lalu. Dalam razia prokes ditemukan adanya kerumunan pengunjung.

Polisi juga mendapati Holywings Epicentrum melanggar jam operasional pada malam tadi. Sebelumnya, Holywings di PIK, Jakut juga dirazia polisi karena melanggar jam operasional. (detikcom/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com