Lantik 808 Pejabat Kemendagri, Tito Pesan Tingkatkan Kualitas SDM


170 view
Foto: kemendagri
Tito saat melantik 808 pejabat fungsional baru di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 
Jakarta (SIB)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia harus dijadikan peluang sebagai bangsa yang memiliki daya saing di tingkat global. Salah satunya adalah melalui kualitas Sumber Daya Manusia.

"Nomor satu kuncinya adalah SDM. Bapak Presiden Jokowi sangat memahami itu, maka salah satu visi beliau (adalah) membangun SDM, yang didukung oleh pendidikan dan kesehatan," tutur Tito dalam keterangan tertulis, Rabu (30/12).

Hal tersebut disampaikan Tito saat melantik 808 pejabat fungsional baru di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia pun mengatakan bahwa Presiden Joko WIdodo mengamanatkan, pembangunan SDM merupakan program prioritas pemerintah yang menitikberatkan pada pembangunan kualitas unggul dan berdaya saing.

"Melalui program pendidikan misalnya ada Kartu Indonesia Pintar, belajar gratis sampai dengan SMA, setelah itu disalurkan melalui lembaga-lembaga untuk diberikan beasiswa," ujarnya.

Tito menjelaskan pembangunan SDM menjadi kunci keberhasilan sebuah negara. Ia pun membandingkan keadaan Singapura, dengan sumber daya alam terbatas, namun mampu menjadi pusat ekonomi.

"Kita ini negara yang apa saja ada, sawah yang luas, laut yang luas, gunung, dan lain-lain. Hebat semua SDA-nya ada. Bayangkan, Singapura yang tidak punya apa-apa, tapi sekarang bisa dikembangkan menjadi pusat ekonomi Asia-Pasifik, itu karena SDM, kuncinya ada di SDM," paparnya.

Oleh karenanya, ia menegaskan pentingnya program pendidikan dan kesehatan yang betul-betul harus dirasakan oleh masyarakat. Ia juga melihat Jokowi secara spesifik sangat memperhatikan soal stunting, oleh karenanya urusan kesehatan dan pendidikan masuk pada urusan pemerintahan yang wajib.

"Harus dipelototi lagi, jangan hanya sent tapi harus delivered, jangan hanya ada programnya, tetapi juga harus betul-betul delivered program pendidikan dan kesehatan yang bermanfaat untuk masyarakat," tegas Tito.

Tito juga menekankan agar bonus demografi tak menjadi bencana demografi peningkatan kualitas SDM perlu dilakukan di berbagai sektor. Salah satunya melalui pelantikan pejabat fungsional yang tak hanya dapat dimaknai sebagai seremonial belaka.

"Hari ini adalah hari yang fenomenal dan momentum yang sangat monumental bagi Kemendagri, karena kita pada hari ini melaksanakan serah terima jabatan atau katakanlah perpindahan jabatan dalam jumlah yang cukup masif, jumlah yang tak sedikit, 808 orang ini tak sedikit," katanya.

"Ini sangat monumental, 808 orang, tidak sedikit, dan saya ingin menjelaskan acara ini tidak sekadar seremonial, tanda tangan itu saja," tambahnya.

Ia pun meminta kepada pejabat yang dilantik, untuk tetap produktif. Tito juga mengucapkan selamat dan berharap para pejabat fungsional yang dilantik mampu membawa perubahan baru bagi organisasi.

"Selamat bertugas untuk yang baru, terus berkarya, terus motivasi tinggi, dan rekan-rekan yang struktural pikirkan juga rekan-rekan fungsional, perubahan baru bagi kita, semuanya memerlukan adaptasi dan kerjasama," pungkasnya.
Sebagai informasi, pelantikan dilakukan di Sasana Bhakti Praja Gedung C Lantai 3, Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat. (detikcom/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com