Lantik Pj Wali Kota Tebingtinggi dan Bupati Tapteng, Gubernur Edy: ASN Tidak Boleh Berpolitik Praktis


302 view
Lantik Pj Wali Kota Tebingtinggi dan Bupati Tapteng, Gubernur Edy: ASN Tidak Boleh Berpolitik Praktis
Foto: SIB/Danres Saragih
DILANTIK: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melantik Pj Bupati Tapteng Yetti Sembiring dan Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimyathi di Aula Tengku Rizal Nurdin Jalan Jenderal Sudirman Medan, Selasa (24/5). 

Medan (SIB)

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebingtinggi Muhammad Dimyathi SSos MTP menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi dan Sekda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Yetti Sembiring SSTP MM menjadi Pj Bupati Tapteng. Pelantikan dilakukan setelah dua kepala daerah tersebut berakhir masa jabatannya.


Ada tiga hal yang ditekankan Gubernur Edy Rahmayadi kepada Pj Wali Kota Tebingtinggi dan Pj Bupati Tapteng yang akan mengisi kepemimpinan hingga November 2024. Pertama, agar kedua Pj kepala daerah tidak boleh terlibat politik, sebab berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), loyal kepada daerah dan pemerintah pusat serta dapat bekerja sama dengan yang lain.


"Saya yakin dengan latar belakang kalian berdua, pendidikan dan pengalaman yang baik. Saya tekankan, kalian harus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Tebingtinggi dan Tapteng," kata Edy Rahmayadi kepada wartawan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Selasa (24/5).


Ini pertama kalinya Pj Bupati dan Pj Wali Kota ditunjuk langsung Mendagri. Sebelumnya Pj Bupati dan Wali Kota diisi pejabat eselon II yang ditunjuk gubernur, namun Edy Rahmayadi tidak mempermasalahkan hal itu.


"Saya tidak mempermasalahkan ini, yang menjadi masalah ketika dia tidak mampu memimpin dengan baik. Karena itu bekerjalah semaksimal mungkin, bekerja sama ke samping, atas dan bawah. Ini tidak mudah karena anda akan menjabat kurang lebih dua setengah tahun," ungkap Edy.


Sementara Pj Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimyathi mengatakan, akan bekerja sebaik mungkin untuk kesejahteraan masyarakat. "Sesuai dengan yang dikatakan Pak Gubernur kami berdua akan bekerja semaksimal mungkin demi kesejahteraan rakyat," kata Dimyathi didampingi Yetti Sembiring.


Pada pelantikan itu juga dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis kepada Pj Ketua TP PKK Tebingtinggi Harliaminda Dimyahti. Sementara untuk Kabupaten Tapteng, Ketua TP PKK dijabat langsung Pj Sekda Yetti Sembiring.


Hadir dalam itu Kapolda Sumut RZ Panca Putra Simanjuntak, Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani dan Ketua BPK Perwakilan Sumut Eydu Oktain Panjaitan. Hadir juga unsur Forkopimda Sumut, OPD Pemprov, OPD Pemko Tebingtinggi dan Pemkab Tapteng.


Politik Praktis

Ditanya tentang sikap netralitas pejabat yang berasal dari ASN sehubungan dengan memasuki tahun politik dan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah 2024, Edy Rahmayadi mengatakan jika hal itu sudah diatur di UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus netral dan tidak boleh ikut politik praktis.


"ASN tidak boleh berpolitik praktis dan harus bekerja sesuai dengan job descriptionnya, kalaupun ada yang seperti itu kita akan hukum dan di sini juga ada kepolisian," ujar Edy Rahmayadi, kepada wartawan di Aula Tengku Rizal Nurdin usai melantik Pj Bupati Tapteng dan Pj Wali Kota Tebingtinggi.


Diketahui masa jabatan Pj Bupati Tapteng dan Pj wali kota Tebingtinggi dua setengah tahun hingga November 2024, yang mana setiap tahun akan dilakukan evaluasi apakah akan diperpanjang atau diganti. (A13/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com