MUI Tegaskan Tidak Terkait, Urusan Pribadi Zain Dicap Sesepuh Teroris JI


182 view
MUI Tegaskan Tidak Terkait, Urusan Pribadi Zain Dicap Sesepuh Teroris JI
(Grandyos Zafna/detikcom)
Gedung MUI 
Jakarta (SIB)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan tak terkait dengan dugaan keterlibatan Ahmad Zain An Najah di kasus terorisme. MUI menyatakan penangkapan Zain oleh Densus 88 merupakan urusan pribadi.

Penjelasan MUI itu tertuang dalam bayan Majelis Ulama Indonesia tentang Penangkapan Dugaan Tersangka Terorisme yang dikeluarkan pada Rabu (17/11). Keputusan itu ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar dan Sekjen Amirsyah Tambunan.

"Dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam gerakan jaringan terorisme merupakan urusan pribadinya dan tidak ada sangkut pautnya dengan MUI," demikian keterangan dari MUI.

MUI menyerahkan kasus tersebut ke polisi. MUI menegaskan komitmennya mendukung penegakan hukum terhadap ancaman tindakan terorisme.

"MUI menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum dan meminta agar aparat bekerja secara profesional dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah dan dipenuhi hak-hak yang bersangkutan untuk mendapatkan perlakuan hukum yang baik dan adil," lanjut keterangan dari MUI.

MUI mengatakan sebelumnya tak tahu tersangka kasus tindak pidana terorisme, Ahmad Zain An Najah, masuk Komisi Fatwa. Seperti diketahui, Ahmad Zain An Najah diduga berperan sebagai Dewan Syuro kelompok radikal Jamaah Islamiyah (JI).

"Oleh sebab itu, di MUI, ketika memasukkan nama yang bersangkutan sebagai anggota Komisi Fatwa MUI, kita tidak mengetahuinya," kata Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) MUI Pusat, Muhammad Makmun Rasyid, dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/11).

MUI kemudian menekankan lagi Zain An Najah sekadar anggota Komisi Fatwa. Dia tidak punya pengaruh besar dalam pengambilan keputusan fatwa-fatwa yang diterbitkan selama ini.

"Selama ini, di dalam seluruh proses pembentukan atau mengeluarkan fatwa, beliau berstatus sebagai anggota. Artinya, tidak memiliki hak suara penuh," ujar Makmun.

Datangi
Sementara itu, Tim pengacara dan keluarga Ustaz Farid Okbah, Ahmad Zain An Najah, dan Anung Al Hamat akan mendatangi Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/11) menanyakan keberadaan ketiganya. Polri menjelaskan ketiganya masih diamankan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

"Masih diperiksa. Ya (silakan) ke Mabes saja," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Kamis (18/11).

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menuturkan Farid dkk masih diamankan untuk kepentingan penyidikan Densus. Dia menjelaskan pihak keluarga akan diberi tahu soal kondisi dan keberadaan Farid dkk pada waktunya.

"Tentunya masih diamankan oleh Densus untuk kepentingan penyidikan kasusnya. Dan pada saatnya Densus akan memberi tahu keluarga tentang keberadaan yang bersangkutan," katanya. (detikcom/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com