Marak, Penebangan Pinus di Hutan Sibisa-Motung, Dishut Sumut Kebobolan Lagi

* Kadishut Sumut: Sebelum Masuk Koran, Kami Sudah Tangkap 16 Tersangka

363 view
Marak, Penebangan Pinus di Hutan Sibisa-Motung, Dishut Sumut Kebobolan Lagi
Foto: Dok/Dishut Sumut
GIRING PELAKU: Beberapa petugas Polhut dan PPNS Dishut Sumut tampak menggiring pelaku penebangan pohon pinus yang sedang membawa alat gergaji mesin (chain saw) keluar dari area hutan Sibisa-Motung Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba, pada Kamis (29/7). Tampak di latar belakang belakang satu unit alat berat (skopel) dan batang pohon bekas tebangan.
Medan (SIB)
Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (Dishut Sumut) dituding kebobolan lagi atas terjadinya perambahan hutan berupa penebangan pohon-pohon pinus di kawasan hutan batas antara Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba dengan Kecamatan Girsangsipanganbolon Kabupaten Simalungun, tepatnya di area perbatasan Desa Pardamean Sibisa.

Namun, Kepala Dishut Sumut Ir Herianto MSi membantah tudingan atau dugaan terjadinya kebobolan itu, karena pihaknya bersama aparat Polres Toba serta Tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Polhut Dishut sudah turun ke lokasi pada Kamis--Jumat (29-30/7) setelah mendengar laporan dari beberapa pihak, baik laporan melalui hubungan telepon maupun rilis-info WA.

"Sebelum masuk koran, kita sudah turun ke lokasi kok, langsung bersama aparat Polres Toba, dan tim kita sudah amankan16 tersangka. Itu areal hutan lindung di Register 85 Sibisa-Motung (wilayah KPH-IV Toba, bukan Girsang-Simalungun). Saat ini kita konsentrasi pada telusur siapa pihak penebang pohon pinus itu, apakah pribadi, kelompok masyarakat atau pihak pengusaha tertentu dengan fakta adanya alat-alat berat dan kayu gelondongan. Tadinya pelaku penebangan mulai beroperasi di luar kawasan atau non hutan lindung yang jalan keluar masuknya melalui Desa Gisrangsipanganbolon," katanya kepada SIB di Medan, Sabtu (31/7).

Bersama stafnya Kepala Bidang Perlindungan Hutan (Kabid Linhut) Zainuddin Harahap SH, dan Kepala Seksi Pengamanan Hutan (Kasi Pamhut) Robert B Sagala SHut, Herianto menilai terlalu dini menuding pihaknya kebobolan. Pihaknya juga sangat setuju agar Kapolda Sumut segera turun mengusut aksi pembabatan hutan tersebut.

"Temuan dan penangkapan justru terjadi pada 29 Juli saat patroli yang dipimpin Kepala KPH IV Toba Leonard Sitorus SHut. Para tersangka dan semua barang bukti diserahkan ke Polres Toba selaku pihak yang melakukan proses penyidikan yang diserahkan Dishut Sumut karena kurangnya personil SDM dan penyidik (PPNS) Dishut. Situasi benar-benar tidak kondusif saat itu, karena kurangnya personel kami (Polhut)," ujar Robert Sagala tanpa memaparkan peristiwa tak kondusif dimaksud sebelum aparat Polres Toba tiba di lokasi.

Robert menegaskan, kawasan Register--85 hutan lindung Sibisa di Desa Motung Kecamatan Ajibata Kaupaten Toba merupakan salah satu kawasan rutin-wajib patroli untuk pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan sesuai UU No 18 Tahun 2013.

Sembari menyebutkan identitas dan asal ke-16 terduga pelaku, Herianto dan Sagala mengungkap sejumlah fakta untuk menepis tudingan kebobolan atas sejumlah aksi perambahan hutan dan illegal logging di Sumut belakangan ini. Misalnya penangkapan dan proses hukum terhadap perambah hutan Laugedang di Sibolangit Kabupaten Deliserdang, aksi illegal logging di hutan Aekhotang Desa Pangambatan Kecamatan Merek di Karo, pencurian dan selundupan getah pinus dari hutan Sigumpar Taput, dan terakhir perambahan lahan hutan Siosar di Kecamatan Tigapanah, juga di Karo.

"Tim kita saat ini sedang mendata sisi kordinat, sudah berapa luasan areal kawasan hutan yang ikut dibabat di luar non-hutan di Register Sibisa-Motung itu. Nanti akan jelas, apakah pembabatan pinus yang terkena di areal kawasan hutan itu karena unsur spekulasi areal atau memang kesengajaaan (pura-pura tidak tahu) memanfaatkan produk dan radius areal," katanya. (A5/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com