Masjid Istiqlal Turut Beri Rasa Aman Jemaat Katedral Jakarta, Sediakan Lahan Parkir


275 view
Masjid Istiqlal Turut Beri Rasa Aman Jemaat Katedral Jakarta, Sediakan Lahan Parkir
Dhika-detikcom
Foto: Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar
Jakarta (SIB)
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar mengatakan Masjid Istiqlal turut berpartisipasi mengamankan pelaksanaan ibadat Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta. Nasaruddin menyebut ini sebagai bentuk solidaritas sesama manusia.

"Pertama tentu solider kami kepada saudara kami, kami juga melihat dan menyaksikan pelaksanaan ibadah saudara-saudara kami dengan tenang dan baik, maka Istiqlal juga ikut berpartisipasi bagaimana ikut serta berikan rasa aman, dan tenang terhadap saudara-saudara kami yang sedang menjalankan ibadahnya," kata Nasaruddin saat ditemui di Pintu Al-Fattah Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (2/4).

Nasaruddin juga mengatakan Istiqlal menyediakan lahan parkir untuk jemaat Gereja Katedral. Dia juga mengatakan hal ini sering terjadi, setiap hari raya, katanya, antara Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral saling membantu.

"Memang sejak kemarin-kemarin ini sebelum renovasi kita sudah buka kok, teman kita parkirnya terbatas, sementara di sini kan luas, apalagi hari Minggu kan relatif kosong nih kita pinjamkan ke Katedral. Kita dalam hari raya tertentu juga pinjam, misalnya Idul Fitri, Idul Adha kita dipinjamkan juga parkirnya. Ini kan toleransi lapangan parkir, satu cerminan yang sangat indah," tuturnya.

Masjid Istiqlal menyediakan lahan parkir bagi jemaat Gereja Katedral Jakarta yang menjalani ibadah Jumat Agung tahun 2021. Lahan parkir tersebut berada di dalam area masjid.

Seperti diketahui, umat kristiani kemarin melaksanakan ibadah Jumat Agung, yang masuk dalam rangkaian Pekan Suci Paskah 2021. Polisi melakukan penyisiran untuk memastikan menjelang ibadah Jumat Agung aman.

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom menerangkan kegiatan ibadah Paskah berlangsung pukul 15.00 WIB dan 18.00 WIB. Jemaat diperkenankan memarkir kendaraannya di area parkir Masjid Istiqlal, tepatnya di Jl Perwira, Jakarta Pusat. Dari area parkir, jemaat dibolehkan masuk melewati pintu Al-Fattah Masjid Istiqlal menuju pintu IV Gereja Katedral.

"Dari panitia Gereja Katedral sudah memberikan informasi kepada jemaat yang melaksanakan ibadah. Jadi seluruh kendaraan parkir di basement Masjid Istiqlal di depan SMP 4," kata Maulana di lokasi, Jumat (2/4).

Selain TNI-Polri, petugas dari Dishub hingga Satpol PP juga bergabung mengamankan acara. Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom mengatakan total ada 150 personel gabungan yang bertugas selama Pekan Suci Paskah 2021.

"Untuk titik pengamanan kurang-lebih ada 6 titik, ada 3 di samping Gereja Katedral, terus ada juga pengamanan di basement Istiqlal, terus ada pintu masuk, Pintu Al-Fattah, dan pintu empat dari Gereja Katedral," ucapnya.

Personel gabungan bersama Unit Penjinak Bom (Jibom) juga telah mensterilisasi seluruh area peribadatan di kawasan ini. Maulana menjamin situasi saat ini kondusif.

"Kita ada personel gabungan TNI-Polri, Brimob, dan Unit Jibom (penjinak bom) yang tadi pagi sudah melaksanakan sterilisasi pukul 06.00 WIB sudah melaksanakan sterilisasi di Gereja Katedral," jelasnya.

Kewaspadaan Ditingkatkan
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengunjungi Gereja Katolik Kristus Raja, Bendungan Hilir (Benhil) Jakarta Pusat (Jakpus) sore kemarin. Kedatangan Fadil ke gereja ini dalam rangka pengamanan misa Jumat Agung.

Fadil tiba di lokasi. Dia yang didampingi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus langsung masuk ke area gereja.

Di dalam area gereja, dia disambut oleh Romo Jacobus Tarigan. Usai bertegur sapa, Fadil dan Romo Jacobus langsung masuk ke dalam gereja yang dipakai untuk tempat beribadah.

Usai meninjau pelaksanaan misa Jumat Agung, Fadil mengatakan situasi Jakarta hingga kini terbilang aman. Semua kebaktian, kata dia, berjalan dengan lancar, dan damai. Namun kewaspadaan tetap ditingkatkan.

"Kewaspadaan pasti kita tingkatkan terkait dengan peristiwa bom di Gereja Katedral Makassar. Jauh sebelum perayaan Paskah ini, mulai Kamis Putih, Jumat Agung, sampai nanti Minggu Paskah kita melakukan patroli, kita sudah mengontrol sistem pengamanan dari setiap gereja, kemudian objek vital," kata Fadil di lokasi.

Dia menyebut polisi tidak sendiri dalam melakukan pengamanan. Polisi bersama TNI, Satpol PP, dan pihak internal setiap gereja akan bersinergi menjaga keamanan perayaan Paskah.

"Semuanya (diamankan), 913 gereja kita amankan dengan 5.590 personel. Itu gabungan TNI-Polri untuk supaya pelaksanaan 3 hari perayaan Paskah bisa berjalan lancar," katanya.

"Mari kita jaga kesejukan, kedamaian Jakarta dengan penuh kasih, saling mengasihi dan saling menyayangi. Saya kira itu penting kalau kita saling mengasihi kita saling menyayangi akan damai," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Romo Jacobus menilai dalam perayaan Paskah kali ini negara turut hadir. Sebab, dengan kewaspadaan yang tinggi, TNI-Polri dapat mencegah aksi teror seperti di Gereja Katedral Makassar agar tidak terulang.

"Kami merasa benar-benar juga negara hadir. Karena kemarin juga Pak Kapolda, Pangdam dan ini menunjukkan bagi kami bahwa negara hadir dan kita hadapi bersama-sama, ini kan bukan masalah agama sebenarnya ya. Ini adalah masalah kita yang harus hadapi bersama," ujarnya. (detikcom/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com