Massa Ibu Rumah Tangga Gerebek 2 Lokasi Judi Tembak Ikan di Marelan


102 view
(Foto SIB/Pally S)
DIKELUARKAN: Petugas kepolisian dan anggota TNI AD mengeluarkan mesin judi tembak ikan dari salah satu ruko di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Medan Marelan dan selanjutnya diboyong ke Polsek Medan Labuhan, Senin (22/2). 
Belawan (SIB)
Puluhan warga didominasi para ibu rumah tangga (IRT) menggerebek dua lokasi permainan mesin ketangkasan tembak ikan, yang diduga kuat telah dimodifikasi menjadi mesin permainan judi, di Lingkungan 1, Kelurahan Payapasir, Kecamatan Medan Marelan, Senin (22/2) sore.

Dalam aksi tersebut, dua mesin judi tembak ikan yang beroperasi di salah satu bangunan di Jalan Paluh Nibung dipecahkan warga dengan menggunakan batu dan martil.

Selanjutnya, dengan berjalan kaki massa mendatangi satu ruko di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Marelan, yang selama ini dijadikan sebagai tempat permainan judi tembak ikan yang telah beroperasi dalam waktu yang cukup lama.
Namun saat massa tiba di lokasi, pintu ruko tergembok dari luar.

Sejumlah ibu rumah tangga tampak berulang kali menggedor pintu, bahkan di antaranya berupaya merusak gembok dengan menggunakan martil, sehingga dari luar jelas kelihatan di dalam ruko tersebut terdapat dua mesin judi tembak ikan.

Hal tersebut membuat massa khususnya para ibu rumah tangga, semakin tersulut emosinya untuk segera membongkar pintu ruko.
Menyikapi aksi massa tersebut, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Andy dan Kanit Intel, Iptu R Oppusunggu serta sejumlah anggota TNI AD berupaya menenangkan warga dan berjanji akan mengamankan mesin judi tembak ikan yang berada di dalam ruko.

Beberapa saat kemudian, setelah pintu ruko dapat dibuka, petugas kepolisian dan sejumlah anggota TNI AD menyita dua unit mesin judi tembak ikan dan memboyongnya ke komando dengan menggunakan truk sampah, tidak ada oknum maupun pihak tertentu maupun pemain judi tembak ikan yang diamankan polisi.

"Kami resah, setiap hari anak-anak kerjanya asik main judi tembak ikan, bahkan sampai ada yang menggadai sepeda motor orang tuanya," ujar salah seorang ibu rumah tangga yang tidak bersedia menyebut namanya.

Sebelumnya, Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan, Poniran yang ditanyai wartawan mengatakan, total mesin judi tembak ikan yang dibawa petugas Polsek Medan Labuhan sebanyak 4 unit.

"Dari Jalan Paluh Nibung 2 unit, sempat dipecahkan warga, dan dari sini (Jalan Kapten Rahmad Buddin) dua unit," ujar Kepling 1 Kelurahan Paya Pasir.

Namun menurut Kepling 1, ia sama sekali tidak mengetahui siapa pemilik maupun yang mengoperasikan mesin judi tembak ikan tersebut.

Akibat lain dari aksi penggerebekan itu dan saat proses pemboyongan dua mesin judi tembak ikan tersebut ke kantor polisi, arus lalu lintas di kawasan Jalan Kapten Rahmad Huddin sempat mengalami gangguan/macet.(M07/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com