Datangi Dinas Kehutanan Sumut

Masyarakat Desa Sukamaju dan DPC Projo Karo Tuntut Tangkap Mafia Perambah Hutan Puncak 2.000 Siosar Karo


536 view
(Foto: SIB/Firdaus Peranginangin)
DATANGI: Masyarakat Desa Sukamaju Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo bersama DPC Projo Karo mendatangi Dishut Sumut dan berfoto di depan alat berat yang disita, Kamis (8/4), menuntut instansi tersebut segera menangkap mafia perambah hutan Puncak 2.000 Siosar Kabupaten Karo. 
Medan (SIB)
Masyarakat Desa Sukamaju Kecamatan Tiga Panah KabupatenKaro bersama DPC Projo Karo mendatangi Dishut (DinasKehutanan) Sumut, Kamis (8/4), menuntut instansi tersebutsegera menangkap mafia perambah hutan Puncak 2000 Siosar Kabupaten Karo yang sudah “memporak-porandakan” ratusan hektare hutan produksi tersebut.

“Kami DPC Projo Karo bersamamasyarakat Desa Sukamajusangat berharap Dishut Sumut Cq Polhut (Polisi Kehutanan)menangkap mafia perambahhutan Siosar Puncak 2000. Jangan hanya alat beratnya (buldozer) saja yang diamankan dan disita sebagai barang bukti,” tandas Ketua DPC Projo Karo Lloyd Reynold Ginting Munthe SP dalam pernyataan sikapnya.

Lloyd yang saat itu didampingijuru bicara masyarakat Desa Sukamaju Simon Gintingsangat berharap agar mafia perambahan hutan Puncak 2000 Siosar ini dapat segera dijebloskan ke penjara, untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya yang telah menghancuri hasil-hasil alam, guna mencari keuntungan pribadinya.

Seperti diketahui, tandas Lloyd, perambahan hutan yang dilakukan oknum mafia ini modusnya membuat jalanmenuju hutan. Kemudian mengkavling-kavlingnya untukdiperjual-belikan kepada masyarakat dan pengusaha, karena kawasan itu sedang menjadi primadona bagi investor.

“Memang baru-baru ini, DishutSumut telah mengamankansatu unit buldozer (alat berat)dari areal kawasan hutan yang dirambah. Tapi hingga kini mafia perambah hutan bersama aktor intelektualnya belum ada yang ditangkap, sehingga kami mendatangi Dishut Sumut untuk mempertanyakankejelasannya,” ujar Lloyd.

Menanggapi hal itu, Kasi Gakkum (Penegakan Hukum) Dishut Sumut Zainuddin Harahapyang menerima aspirasi masyarakat menegaskan, pihaknya sedang melakukan penyidikan secara intensif terhadap kasus perambahan hutan Puncak 2000 Siosar dan sudah 8 orang diperiksa sebagai saksi.

“Dari keterangan saksi-saksi, kita sudah mengarah kepada satu orang tersangka. Tapi kita masih menunggu keterangan saksi ahli dari KementerianLingkungan Hidup dan Kehutanan. Paling lama dua Minggu ini kita sudah bisa menggelar perkara,” ujarnya.

Zainuddin juga menyakinkanmasyarakat Desa Sukamajudan DPC Projo Karo, bahwa pihaknya sangat serius mengusut kasus perambahan hutan Karo ini dan secepatnya akan digelar perkara denganpihak Poldasu, sekaligus menetapkan tersangkanya. Saat ini Dishut juga sudah menyita alat berat yang digunakanperambah hutan. (A4/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com