Penguatan Karakter

Megawati Menilai Nilai Pancasila di Masyarakat Menurun

* Survei SMRC: Hanya 64,6 Persen Publik yang Hafal Pancasila

551 view
Megawati Menilai Nilai Pancasila di Masyarakat Menurun
(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 


PERLU DIAJARI

Lebih lanjut, Megawati menilai, masyarakat harus diajari lagi mengingat adanya reduksi dan degradasi rasa kebangsaan akibat peristiwa tahun 65. Kondisi tersebut membuat Pancasila dikaburkan sehingga masyarakat takut membicarakan Pancasila.


Dia meminta rektor di seluruh perguruan tinggi di Indonesia menerapkan pendidikan Pancasila dalam kurikulum belajarnya.


Menurutnya, setiap pelajar atau mahasiswa generasi muda harus memahami Pancasila sebagai dasar negara mereka di tengah gempuran perkembangan global. "Jangan sampai terseret arus dunia lho karena melupakan Pancasila," tandasnya.


Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, mengatakan, Generasi muda punya cara berbeda dalam memaknai semangat nasionalisme dan kebangsaan.


Pihaknya telah mendorong pendidikan pancasila yang lebih membumi dan relevan dengan generasi muda saat ini melalui implementasi Kurikulum Merdeka.


"Kurikulum Merdeka mendorong pembelajaran yang lebih sederhana dan mendalam, lebih merdeka serta lebih relevan dan interaktif untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi serta menguatkan karakter peserta didik," katanya.


Dia menyebut, kebijakan Merdeka Belajar sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo yakni mengedepankan pendidikan karakter murid secara utuh dengan berlandaskan nilai-nilai pancasila.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com