Mendagri: Animo Vaksinasi Booster Rendah karena Covid Dianggap Menurun


233 view
Mendagri: Animo Vaksinasi Booster Rendah karena Covid Dianggap Menurun
Foto : Rengga Sencaya/detikcom
Tito Karnavian.

Jakarta (SIB)

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjadikan vaksinasi booster sebagai syarat wajib bagi masyarakat untuk memasuki fasilitas umum. Tito menyebut sejumlah kepala daerah melaporkan kepadanya terkait animo vaksinasi booster di masyarakat yang rendah.


"Di masyarakat banyak ininya kurang, animo. Karena satu, kasusnya dianggap sudah jauh menurun. Kedua, ada pandangan bahwa ini sepertinya masih ringan padahal nggak juga," papar Tito di TMII, Jakarta Timur, Minggu (17/7).


Menurut Tito, masyarakat masih menganggap jika berkurangnya pasien di rumah sakit ataupun kematian karena Covid-19 rendah lantas virus sudah tidak ada. Padahal, lanjutnya, Covid-19 masih rawan, apalagi warga yang memiliki komorbid.


"Sehingga dari rumah sakit masih kosong, kematian berkurang, padahal nggak. Untuk yang belum vaksin, antibodinya rendah masih rawan, apalagi ada komorbid," sambungnya.


Jumlah capaian vaksinasi dosis lanjutan atau booster mayoritas provinsi Indonesia mengalami stagnasi dalam beberapa bulan terkait. Untuk itu, ia meminta bupati dan wali kota meningkatkan animo masyarakat untuk vaksin booster dengan cara yang menarik.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com