Serapan Belanja APBD 2021 Rendah

Mendagri Tegur Sejumlah Pemda di Sumut


243 view
Mendagri Tegur Sejumlah Pemda di Sumut
(Foto: Dok/Diskominfo Sumut)
RAPAT: Wapres RI Ma’ruf Amin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Edy Rahmayadi mengikuti Rapat Pemberdayaan  Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (17/11). 
Medan (SIB)
Di hadapan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Ma'ruf Amin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegur sejumlah pemerintah daerah (Pemda) di Sumut. Hal itu akibat serapan belanja APBD 2021 di sejumlah Pemda di Sumut tergolong rendah.

Untuk Pemko Medan, misalnya dari Rp 5,731 triliun anggaran belanja baru terserap Rp 2,649 triliun atau 46,22 persen. Padahal tahun anggaran berjalan akan berakhir.

"Masih ada beberapa daerah yang serapan belanjanya di bawah 50 persen," ujar Tito saat mendampingi Wapres pada Rapat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (17/11).

Sambil menunjukkan paparan dalam slide, Tito antara lain menunjuk Pemda yang serapan belanjanya rendah sampai kondisi 12 November 2021 seperti di Kabupaten Labuhanbatu Selatan 49,62 persen, Mandailing Natal 49,40 persen dan Kota Medan 46,22 persen, terendah adalah Karo 43,54 persen.

Rendahnya penyerapan anggaran itu menurut Tito menunjukkan adanya uang yang tertahan, atau belum sampai ke masyarakat. Sejatinya itu tidak bagus karena tidak merangsang pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

Mudah-mudahan biasa akhir tahun masih banyak proyek di bulan November dan Desember. Mudah-mudahan jawabannya itu. Asal jangan sampai programnya nggak dijalankan karena uangnya ditahan," sebutnya.

Mendagri Tito Karnvian juga menyebutkan sektor swasta bergerak nyata dalam pemberdayaan eknomi masyarakat di Sumut, salah satunya adalah peran dari pelaku UMKM.

Berikut daftar Pemda di Sumut yang serapan anggaran belanjanya tahun anggaran 2021 yang di bawah 50 persen: Kabupaten Labuhanbatu Selatan 49,62 persen, Kabupaten Mandailing Natal 49,40 persen, Kabupaten Nias 49,22 persen, Kota Sibolga 46,92 persen, Kota Medan 46,22 persen, Kota Tanjungbalai 45,37 persen, Padangsidimpuan 44,98 persen dan Karo 43,54 persen. (A13/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com