* Masih Ada Dokter Senior Persulit Junior Jadi Spesialis

Menkes: Ada Mafia Obat di Indonesia

* RI Masih Kekurangan Dokter Sesuai Versi WHO

717 view
Menkes: Ada Mafia Obat di Indonesia
(Foto: Dok/Kemkes.go.id)
KETERANGAN PERS: Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan keterangan pers dalam acara kick off Fasilitasi Change Source Penggunaan Bahan Baku Obat Dalam Negeri dan Peresmian Pabrik Bahan Baku Obat di PT Kimia Farma Sungwun Pharmachopia Delta Silicone 1 Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/6). 

Jakarta (SIB)

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkap dugaan adanya mafia obat di Indonesia. Mafia tersebut diduga menjadi kendala sulitnya membangun pabrik obat produksi dalam negeri.


"Orang di Indonesia 270 juta, seharusnya Indonesia jadi produsen plasma darah nomor 4 terbesar di dunia, masa produk obat plasma semuanya impor, itu nggak bener. Pasti ada mafia yang nggak mau kita bikin pabriknya di sini," ujar Menkes di PT. Kimia Farma Sungwun Pharmacopia, Cikarang, Jawa Barat, Kamis (2/6).


Menkes mengatakan besarnya penduduk Indonesia bisa menjadi sumber daya dalam pengembangan bahan baku obat berbasis plasma darah sehingga aneh jika tak ada perusahaan farmasi yang ingin mengembangkan pabrik di Indonesia.


Saat ini pemerintah menggencarkan produksi bahan baku obat dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor. Pemerintah khususnya Kemenkes akan mendorong industri farmasi untuk mengembangkan obat dengan bahan baku produksi dalam negeri.


"Kalau masih mau impor, obat-obatnya tidak kita masukin (ke e-katalog) karena semua pembelian pemerintah untuk obat dikhususkan produksi dalam negeri. Jadi yang tidak mau berpartisipasi, kita tidak masukkan ke e-katalog,"

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com