Menkes Imbau Angpau Imlek 2021 Ditransfer atau Kirim Lewat Ojol

* Menko PMK: Mohon Manfaatkan Libur Imlek dengan Bijak

258 view
Menkes Imbau Angpau Imlek 2021 Ditransfer atau Kirim Lewat Ojol
Foto Istimewa
Menkes Budi Gunadi Sadikin 
Jakarta (SIB)
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengimbau umat Konghucu dan Tionghoa agar merayakan Tahun Baru Imlek 2021 dengan cara baru terkait adanya pandemi Covid-19. Misalnya, dengan mengirim angpau via transfer maupun lewat ojek online.

"Imlek ini bermakna tahun baru, Imlek ini bermakna harapan baru dan Imlek ini juga bermakna keberuntungan baru. Oleh karena itu, bapak-ibu sekalian, tanpa mengurangi makna tersebut, saya mengimbau agar teman-teman dari umat Konghucu dan Tionghoa juga bisa melaksanakan Tahun Baru Imlek ini juga dengan cara yang baru cara di mana kita melakukannya bersama dengan keluarga kita," kata Menkes Budi Gunadi dalam konferensi pers virtual, Kamis (4/2).

Ia mengimbau masyarakat Konghucu dan Tionghoa agar merayakan Imlek dengan tetap di rumah saja, sedangkan pengiriman angpau bisa dikirim secara transfer ke saudara-saudara. Selain itu, bisa mengirimkan angpau ke saudara menggunakan jasa ojek online.

"Saya sama dengan pak Menteri Agama pernah terima angpau juga, tapi memang walau amplop merahnya seru yang lebih seru kan yang di dalam amplop merahnya. Ya kita juga bisa melakukannya itu dengan mengirimkan amplop merahnya itu dengan dompet digital sekarang sudah sangat mudah," ungkapnya.

"Kalau merasa mau amplop merahnya dikirimkan juga ke anak-cucu, saudara, teman-teman, bisa juga kirim lewat Gojek sekaligus cara baru ini bisa menyejahterakan teman-teman kita, kirim di amplopnya di dalamnya ada kertas ada tulisan sebentar lagi akan ditransfer sebesar ini. Itu menarik juga," imbuhnya.

Selain itu, event nonton barongsai tetap bisa dilakukan secara online. Lomba barongsai juga bisa dilakukan secara virtual.
"Barongsai pun bisa juga ditampilkan di YouTube bahkan kita bisa menyelenggarakan lomba barongsai mana yang paling bagus sekalian di YouTube," ungkapnya.

Budi Sadikin berharap cara baru ini tidak mengurangi makna perayaan Imlek seperti tahun sebelumnya. Justru, menurutnya, perayaan Imlek tersebut bisa tetap dilakukan dengan memerhatikan protokol kesehatan.

"Jadi, Bapak-Ibu, cara-cara baru merayakan Imlek tanpa mengurangi makna Imlek sebagai tahun baru harapan baru dan keberuntungan baru itu saya rasa tetap dengan memperhatikan budaya Indonesia khususnya masyarakat Konghucu dan Tionghoa, namun tetap sesuai protokol kesehatan," ujarnya.

Bijak
Sementara itu, pemerintah mengimbau perayaan Imlek 2572 Kongzili atau 2021 Masehi dirayakan secara sederhana, tanpa mengurangi makna. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan libur Imlek tanggal 12 Februari dengan bijak.

"Mohon memanfaatkan hari raya nasional ini, juga hari libur nasional, mohon semuanya bisa memanfaatkan hari libur ini dengan bijak. Tetap mematuhi apa yang sudah dipesankan Menteri Agama maupun Menteri Kesehatan," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam keterangan pers di saluran YouTube Sekretariat Presiden.

Imbauan ini disampaikan mengingat Indonesia dan dunia masih dilanda pandemi virus Corona (Covid-19). Adapun tahun baru Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh pemerintah.

"Dalam pernyataan maupun sikap dan juga pesan dari pemerintah, sebagaimana kita semua merayakan tahun baru Imlek 2572 Kongzili ini, baik umat Konghucu maupun seluruh rakyat Indonesia, karena ini adalah perayaan nasional, semuanya ikut merayakannya," kata Muhadjir.

Bagaimana cara memaknai Imlek tahun ini? Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengimbau silaturahmi dilakukan secara virtual.

"Karena situasi berbeda, Indonesia dan dunia menghadapi Covid-19, saya kira umat Konghucu harus mawas diri bahwa perayaan Imlek bisa dengan cara sederhana," ujar Yaqut. (detikcom/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com