Menkeu: Butuh USD 10 M per Tahun Persiapan Hadapi Pandemi

* RI akan Usulkan Harmonisasi Protokol Kesehatan Dunia

517 view
Menkeu: Butuh USD 10 M per Tahun Persiapan Hadapi Pandemi
Foto: AFP PHOTO/KAZUHIRO Nogi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Jakarta (SIB)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Presidensi G20 Indonesia dan Islamic Development Bank (IsDB) dapat berkolaborasi pada tiga area. Antara lain pada area kesehatan dan keuangan, teknologi digital, dan pembiayaan berkelanjutan untuk perubahan iklim.


Pada bidang kesehatan, Menteri Sri Mulyani mengatakan, pandemi Covid-19 telah menyebabkan banyak negara belajar cara respon yang tepat jika dunia kembali dihadapkan pada pandemi berikutnya. Sehingga pada Presidensi G20 Indonesia tidak hanya akan berdiskusi mengenai arsitektur kesehatan global, tetapi juga pembiayaan dan tata kelola.


"Itu sebabnya dalam G20 ini, kami juga mendorong pembahasan yang sudah didukung selama Presidensi G20 Saudi dan kemudian diambil alih oleh Italia, tentang bagaimana kami akan dapat mencegah dengan mempersiapkan apa yang kami sebut sebagai Pandemic Preparedness Response (PPR)," kata Menteri Sri Mulyani pada acara The 2022 Annual Meeting of IsDB Group di Mesir, dikutip Sabtu (4/6).


Pada bidang kesehatan diperkiraan membutuhkan dana hingga USD 10 miliar per tahun untuk kapasitas tanggap kesiapsiagaan pandemi. Dia mengatakan saat ini Presidensi G20 Indonesia tengah membentuk Financing Instrument Facility (FIF) yang membutuhkan komitmen cukup besar dari banyak negara untuk berkontribusi.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com