Menko Marves Kunker ke Humbahas, Jamin Tanah Food Estate Hak Milik Masyarakat


244 view
Menko Marves Kunker ke Humbahas, Jamin Tanah Food Estate Hak Milik Masyarakat
Foto: Dok/Dinas Kominfo Humbahas
KUNKER: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan kembali melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke areal food estate dan taman sains dan teknologi herbal dan hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Humbahas, Rabu (1/9).
Humbahas (SIB)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan menjamin tanah di areal pengembangan food estate yang berada di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) adalah hak milik masyarakat.

Hal itu disampaikan Luhut ketika melakukan kunjungan kerja areal ke food estate serta taman sains dan teknologi herbal dan hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Humbahas, Rabu (1/9).

Hadir bersama rombongan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Kasdam I/BB Brigjen TNI Didied Pramudito serta beberapa Deputi dan Dirjen Kementerian.

Rombongan disambut Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dan Wakil Bupati Oloan Paniaran Nababan serta bupati kabupaten tetangga, Kapolres Humbahas AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, Dandim 0210/TU Letkol Rony Agus Widodo, Kajari Humbahas Martinus Hasibuan, sejumlah OPD Pemkab Humbahas dan pihak terkait serta para petani di areal food estate.

Luhut Panjaitan dalam sambutannya menyampaikan senang datang ke Humbahas dimana sudah dua tahun setelah pengembangan food estate di daerah itu. “Saya melihat sudah berjalan, dimana yang menata adalah ahli-ahli yang tergabung dalam tim work. Masing masing ahli akan bekerja sesuai Poksinya. Semua itu adalah untuk mensejahterakan rakyat dan itu perintah Presiden RI ke kami. Pemerintah memberikan yang terbaik untuk rakyat,” kata Luhut.

Luhut juga menyampaikan, sesuai laporan Koordinator Lapangan Food Estate Humbahas, Van Basten, hitung-hitungan (hasil produksi) per hektarnya sudah cukup baik. “Kalau dengan teknologi irigasi tetes dan pengolahan yang tepat, hasilnya bisa lebih meningkat lagi. Jangan sampai hilang kesempatan ini untuk membuat masa depan keluargamu,” ucapnya.

Mantan Menko Polhukam RI itu menegaskan, lahan yang dikelola masyarakat itu punya sertifikat, di mana bisa diturunkan kepada anak cucu nantinya. “Sertifikat itu adalah milikmu. Tidak bisa dimain-mainkan ke mana itu. Saya jamin, bahwa itu adalah milikmu,” tegas Luhut.

Tak lupa, pada kesempatan itu mantan Kepala Staf Kepresidenan RI itu menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. “Kita harus disiplin pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Kemudian melakukan vaksin dan kalau sakit jangan ditahankan di rumah, tetapi laporkan dan pergilah ke isolasi terpusat,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menyampaikan terimakasih kepada Presiden RI Joko Widodo, Menko Marves Luhut Panjaitan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan semua yang memberi perhatian untuk daerah itu, terutama dalam pengembangan food estate.

“Terimakasih juga kepada pemerintah pusat, Menko Marves yang memberikan perhatian secara khusus ke Kabupaten Humbang Hasundutan terkait vaksin Covid-19. Kami laporkan Humbang Hasundutan memperoleh vaksin dari Kementerian Kesehatan sampai saat ini 120.000 lebih. Kalau bukan karena pak Menko memberikan atensi ke kami pak, masih jauh kami dari kesetaraan vaksin. Mudah-mudahan kami semua sehat pak,” kata Dosmar.

Dia menambahkan, ke depan akan lebih konsen lagi serta berkoordinasi dengan kementerian terkait dan gubernur dalam percepatan pengembangan food estate. “Keberhasilan pengembangan hortikultura juga didukung alam dan iklim yang baik, curah hujannya tinggi dan para petaninya pekerja keras di mana mereka sangat berkeinginan untuk maju,” pungkasnya.

Usai memberikan arahan dan mendengar penjelasan, rombongan selanjutnya bergerak meninjau lahan food estate dan melaksanakan panen kentang di areal pertanaman petani yang bekerjasama dengan PT Indofood. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan perluasan food estate ke taman sains dan teknologi herbal dan hortikultura (TSTH2) di Desa Aek Nauli Pollung. (BR7/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com