Menko PMK Minta Maaf Usai Sebut Bung Karno Minta Dimakamkan di Blitar


229 view
Menko PMK Minta Maaf Usai Sebut Bung Karno Minta Dimakamkan di Blitar
Foto : Esti Widiyana/detikcom
Menko PMK Muhadjir Effendy.

Jakarta (SIB)

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meluruskan pernyataannya yang keliru terkait Presiden ke-1 RI Sukarno atau Bung Karno berwasiat minta dimakamkan di Blitar. Muhadjir meminta maaf atas pernyataannya tersebut.


Pernyataan soal wasiat Bung Karno minta dimakamkan di Blitar itu disampaikan Muhadjir saat memberikan sambutan di acara Blitar Etnic Nasional (BEN) pada Sabtu (27/8).


Setelah mengecek berdasarkan biografi Bung Karno, Muhadjir menyadari kekeliruannya. Dia pun mengklarifikasi bahwa Bung Karno mewasiatkan dimakamkan di daerah Priangan, yakni di Batu Tulis, Bogor, bukan di Blitar.


Sedangkan keputusan pemerintah Presiden Soeharto memakamkan Bung Karno di Blitar, kata Muhadjir, terkait alasan agar lebih dekat dengan makam ibunya. Muhadjir mengatakan Bung Karno dinilai sangat dekat dengan ibunya selama hidup.


"Dengan demikian, pernyataan saya luruskan. Saya mohon maaf," kata Muhadjir Effendy dalam keterangan siaran pers Kemenko PMK, Minggu (28/8).


Muhadjir pun kemarin berziarah ke makam Proklamator RI Bung Karno di Blitar. Ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Muhadjir menghadiri kemeriahan Blitar Ethnics National (BEN) dan prosesi menanam pohon untuk program aksi nyata Revolusi Mental 'Menanam 10 Juta Pohon' di SMPN 3 Blitar.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com