Menlu-Erick Thohir ke China Bahas Vaksin Corona hingga Investasi


99 view
Foto: KBRI Beijing
Menlu Retno, Menteri BUMN Erick Thohir dan Mendag M.Lutfi bertolak ke China untuk kunjungan bilateral. 
Jakarta (SIB)
Tiga menteri berkunjung ke China, tepatnya ke Provinsi Fujian, China, pada Kamis (1/4) hingga Sabtu (3/4). Mereka adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan M Lutfi, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun segera menindaklanjuti seluruh kesepakatan yang dicapai oleh tiga menteri RI dengan para mitranya di China.

"Sebagai mitra dagang dan investor utama bagi Indonesia, realisasi kerja sama dengan Tiongkok akan berkontribusi penting dalam pemulihan ekonomi di Indonesia," kata Djauhari seperti dilansir Antara, Minggu (4/4).

Menlu Retno bertemu dengan Menlu China Wang Yi. Dalam pertemuan itu, Menlu Retno menekankan perusahaan-perusahaan vaksin di China, yang terlah bersepakat dengan Indonesia, untuk segera memenuhi jadwal penyediaan vaksin sesuai kesepakatan.

Menlu Retno juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah China agar bisa memfasilitasi pemulangan anak buah kapal (ABK) asal Indonesia.

Di bidang pendidikan. Indonesia berharap China memfasilitasi kembalinya para pelajar asal Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di China. Mengingat, perkuliahan dan sekolah di daratan Tiongkok telah kembali normal sejak akhir 2020.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir dalam kunjungannya ke China bertemu dengan pejabat Komisi Supervisi dan Administrasi Aset Milik Negara (SASAC). Menteri Erick juga bertemu praktisi industri baterai listrik dan perusahaan yang membangun kilang peleburan.

Lalu Menteri Perdagangan M Lutfi bertemu dengan beberapa pengusaha di China yang bergerak di bidang pertanian dan perkakas rumah tangga dengan menghasilkan komitmen impor dari Indonesia senilai 1,38 miliar dolar AS atau sekitar Rp 20,04 triliun.

Mendag dan Menteri BUMN juga menerima rencana investasi Shandong Timber and Wood Association senilai 1,35 miliar dolar AS atau sekitar Rp 19,6 triliun di Indonesia.

Sebelumnya, Menlu Wang Yi, yang juga anggota Dewan Negara China datang ke Indonesia pada Januari 2021 telah menghasilkan MOU "Two Countries Twin Parks" sebagai kesepakatan kerja sama antara Fuqing Yuanhong Industrial Park di Provinsi Fujian) dengan tiga mitra kawasan industri di Batang, Bintan dan Semarang.

"Kerja sama dalam kerangka Belt and Road Initiative tersebut diharapkan dapat menjadi kanal hijau untuk lebih mempromosikan promosi perdagangan dan investasi kedua negara," kata Dubes Djauhari. (detiknews/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com