Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Kemenhub akan Sekat 300 Lokasi


140 view
(Allex Qomarulla/Jawa Pos)
STOP PERSEBARAN VIRUS: Penumpang baru turun dari kereta api di Stasiun Pasar Turi. Tahun ini pemerintah kembali melarang mudik Lebaran. 
Jakarta (SIB)
Mudik Lebaran 2021 resmi dilarang pemerintah. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan penyekatan di lebih dari 300 lokasi.

"Kalau berkaitan dengan darat, kita berkoordinasi dengan polisi dan Kakorlantas bahwa kita akan secara tegas melarang mudik dan akan melakukan penyekatan di lebih dari 300 lokasi," kata Menhub Budi Karya Sumadi dalam jumpa pers virtual, Rabu (7/4).

Karena itu, Budi meminta warga tetap tinggal di rumah. Dia menegaskan akan menindak tegas semua pelanggar larangan mudik.

"Sehingga kami menyarankan agar Bapak-Ibu tidak meneruskan rencana untuk mudik dan tinggal di rumah. Kita juga melihat adanya penggunaan pribadi, bahkan mobil bis plat hitam, truk pelat hitam kita akan melakukan tindakan tegas apabila itu dilakukan," tuturnya.

Sementara itu, untuk transportasi laut, Budi menegaskan hanya akan melayani secara terbatas mereka yang dikecualikan untuk melakukan perjalanan. Salah satunya untuk layanan penyeberangan logistik.

"Bagi daerah-daerah yang memang secara khusus banyak melakukan mudik, seperti di Riau, dari Kalimantan ke Jawa, dan di Jatim, saya mengimbau bahwa tidak melakukan mudik," kata Budi.

Untuk kereta api, Budi melanjutkan, pengurangan armada akan dilakukan. Hanya kereta luar biasa yang diperkenankan beroperasi.

"Di kereta api, kita akan melakukan pengurangan supply dengan hanya memberikan kereta luar biasa dan secara khusus bagi aglomerasi yang terdapat suatu pergerakan, katakanlah Jabodetabek, di Gerbangkertosusila dan juga Bandung kita juga akan menurunkan supply," ujarnya.

"Sesuai arahan bapak presiden, kita tegas melarang mudik dan kami juga mengimbau agar yang berkeinginan mudik untuk tinggal di rumah saja," imbuh Budi. (detikcom/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com