Muktamar Muhammadiyah, Haedar Nashir Terpilih Kembali Jadi Ketua Umum


346 view
Muktamar Muhammadiyah, Haedar Nashir Terpilih Kembali Jadi Ketua Umum
Foto: Ant/Mohammad Ayudha
TERPILIH: Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terpilih 2022-2027 Haedar Nashir (kanan) dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah terpilih 2022-2027 Abdul Mu’ti (kiri) melambaikan tangan usai memberikan keterangan kepada wartawan pada acara penetapan Ketum Muhammadiyah dalam Muktamar ke-48 di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/11). 

Jakarta (SIB)

PP Muhammadiyah telah menyelesaikan Sidang Muktamar ke-48 di Solo, Jawa Tengah. Haedar Nashir kembali terpilih menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027.

"Diserahkan kepada pimpinan baru yang kami sebutkan tadi Prof Haedar dan Prof Abdul Mu'ti," kata panitia Muktamar PP Muhammadiyah A Dahlan Rais dalam siaran YouTube tvMU Channel, Minggu (20/11).

Sementara itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah dijabat oleh Abdul Mu'ti.

Acara kemudian dilanjutkan serah terima jabatan dari pengurus PP Muhammadiyah periode 2017-2022 ke pimpinan periode 2022-2027.

Sebelumnya diketahui, Sidang Muktamar Muhammadiyah ke-48 sudah melewati pemilihan 13 formatur PP Muhammadiyah. Setelah dilakukan e-voting dan penghitungan suara, ada 13 formatur PP Muhammadiyah yang terpilih.

Dalam siaran langsung kanal YouTube tvMu, Minggu (20/11), posisi pertama ditempati Haedar Nashir dengan 2.203 suara, sedangkan posisi kedua adalah Abdul Mu'ti 2.159 suara.

Berikut daftar 13 formatur PP Muhammadiyah:

1. Haedar Nashir 2.203

2. Abdul Mu'ti 2.159

3. Anwar Abbas 1.820

4. M Busyro Muqoddas 1.778

5. Hilman Latif 1.675

6. Muhadjir Effendy 1.598

7. Syamsul Anwar 1.494

8. Agung Danarto 1.489

9. M Saad Ibrahim 1.333

10. Syafiq A Mughni 1.152

11. Dadang Kahmad 1.119

12. Ahmad Dahlan Rais 1.080

13. Irwan Akib 1.001

Sejengkal Didepankan

Haedar mengatakan, posisinya sebagai ketua umum hanya sejengkal dikedepankan.

"Saya selaku ketua umum posisinya hanya sejengkal didepankan dan seinci ditinggikan, tapi prinsip kepemimpinan adalah kepemimpinan kolektif kolegial dan sistem persarikatan," kata Haedar usai ditetapkan oleh sebagai Ketum dalam Muktamar ke-48 di Solo, Jawa Tengah (Jateng) yang ditayangkan tvMu Channel, Minggu (20/11).

Haedar mengatakan, akan menjalankan amanat sesuai dengan program yang telah disusun. Arah program itu, kata dia, lebih kepada proses transformasi yang dinamis.

"Kami menjalankan amanat tentu pertama menjalankan program-program Muhammadiyah yang arahnya pada proses transformasi yang lebih dinamis di masa yang akan datang. Baik yang menyangkut program umum maupun program-program di bidang yang arahnya kepada Muhammadiyah yang unggul berkemajuan dalam berbagai aspek kehidupan," tutur Haedar.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com