Nadiem Minta Masyarakat PPKM Level 1-3 Dorong Pemda Sekolah Tatap Muka

* Anggota DPR Minta Vaksin Jadi Syarat PTM

161 view
Nadiem Minta Masyarakat PPKM Level 1-3 Dorong Pemda Sekolah Tatap Muka
ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI
Nadiem Makarim
Jakarta (SIB)
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim menegaskan wilayah di PPKM level 1-3 bisa menyelenggarakan sekolah tatap muka. Nadiem mengatakan persyaratan vaksinasi tidak diwajibkan bagi siswa untuk masih sekolah, tapi tenaga pendidik lah yang wajib sudah divaksinasi secara lengkap.

"Saat ini yang boleh melakukan tatap muka adalah semua di PPKM level 1-3 dan vaksinasi tidak menjadi kriteria, tapi di level 1-3 ada yang wajib memberikan opsi tatap muka, yang wajib itu kriteria kalau guru dan tenaga pendidik sudah divaksinasi lengkap," kata Nadiem, dalam rapat bersama Komisi X DPR, Rabu (25/8).

"Merekalah yang wajib, terutama di kota besar di mana laju vaksin sudah cukup besar seperti DKI, Surabaya, di situlah sekolah harus melakukan persiapan dan di sini pasti ada berbagai macam kendala dari satgas COVID daerahnya mungkin ingin melakukan proses lainnya tapi keputusan SKB 4 menteri sudah sangat jelas," lanjut Nadiem.

Nadiem menyebut keputusan SKB 4 menteri sudah cukup jelas mengenai aturan pembukaan sekolah tatap muka. Dia berharap masyarakat untuk aktif melapor kepada pemda jika menemukan sekolah yang masih belum dibuka.

"Saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa SKB 4 menteri sudah jelas PPKM level 1-3 boleh dilakukan tatap muka, jadi bagi yang di level 1-3 yang belum melakukan tatap muka. Masyarakat bisa mendorong pemdanya untuk bisa melaksanakannya," ujarnya.

Nadiem menaruh perhatian khusus bagi daerah terpencil yang sulit mengakses internet. Menurutnya, daerah-daerah tersebut juga bisa membuka sekolah tatap muka.

Untuk itu, dia juga meminta bantuan kepada anggota Komisi X melapor dan memberikan imbauan agar daerah-daerah itu membuka sekolah tatap muka.

"Mohon bantuan komisi X untuk melaporkan daerah yang tidak ada internet yang masih tidak boleh melakukan pembelajaran tatap muka. Kami tidak bisa menerima itu, saya tau mereka tidak bisa melakukan PJJ, dan segera dengan protokol kesehatan semoga pemdanya melakukan relaksasi untuk melakukan tatap muka di daerah yang tidak punya internet di daerah terpencil," tutur Nadiem.

Jadi Syarat
Anggota Komisi X DPR Fraksi NasDem, Ratih Megasari, meminta vaksinasi menjadi syarat utama pembelajaran tatap muka itu dibuka.

"Saya usul agar tiap sekolah punya ceklis bahwa yang masuk itu adalah sekolah yang sudah divaksin untuk yang di atas 12 tahun yang sudah bisa vaksin," kata Ratih, dalam rapat kerja Komisi X bersama Mendikbud-Ristek, Rabu (25/8).

Bukan hanya siswa, bahkan menurut Ratih, para orang tua siswa juga harus dipastikan sudah divaksinasi. Dengan begitu, ada jaminan siswa yang masuk sekolah sudah benar-benar terlindungi.

"Orang tuanya juga harus sudah divaksin karena kita tidak tahu kalau orang tuanya belum divaksin kan nggak ada jaminan ini anaknya sudah bersih atau belum. Jadi saya harap PTM ini dengan adanya ceklis vaksin bisa semakin memperketat bagi anak yang ingin masuk sekolah secara fisik," ujarnya.

"Ini juga saya harap bisa jadi motivasi tambahan agar ikut mendaftarkan diri untuk vaksin, jadi ini sangat peting diterapkan untuk sekolah-sekolah," lanjut Ratih.

Lebih lanjut, anggota Komisi X Fraksi Gerindra, Ali Zamroni, meminta Nadiem berkoordinasi dengan pemda yang wilayahnya sudah di level 3. Sebab, menurutnya, masih banyak pemda yang enggan membuka sekolah meski wilayahnya sudah berada di level 3.

"Pembelajaran tatap muka mohon untuk memonitor secara berkala dari Kemendikbud terhadap pemda-pemda yang sudah dinyatakan level 3. Karena dari data yang ada 60 persen lebih pemda belum bersedia walaupun sudah level 3," ujarnya.

Padahal, menurut Ali, di satu sisi, pembelajaran tatap muka ini sangat ditunggu-tunggu para siswa setelah. Dia berharap pemda yang berada di wilayah level 3 kompak memulai belajar tatap muka pada September.

"Ini sangat ditunggu-tunggu oleh para siswa sudah cukup jenuh, tapi pemdanya nih. Mohon lakukan monitoring secara berkala terkait hal itu, supaya harapan masyarakat bahwa September ini sudah mulai belajar tatap muka," tuturnya.

Bukan Kriteria
Sebelumnya, Mendikbud Ristek Nadiem Makarim menjelaskan bahwa kondisi yang mendukung pembukaan pembelajaran tatap muka atau PTM di sekolah adalah level PPKM di setiap daerah. Nadiem mengatakan vaksinasi Corona bukanlah syarat untuk sekolah tatap muka.

"SKB 4 Menteri tidak pernah berubah kecuali satu saja, bahwa yang PPKM level 4, itu tidak boleh melakukan PTM, itu saja. Di level 1, 2, dan 3, di mana semakin banyak daerah yang turun dari 4 ke 3, apalagi di Jawa dan Bali karena angkanya sudah lumayan cepat turun. Untuk PPKM level 1, 2, dan 3 itu semuanya itu SKB 4 Menteri masih berlaku," kata Nadiem dalam raker dengan Komisi X DPR RI yang disiarkan akun YouTube DPR, Senin (23/8).

Dalam penjabarannya, Nadiem mengatakan lebih dari separuh sekolah di Tanah Air saat ini berada di daerah PPKM level 1 hingga 3. Angka tersebut, menurut Nadiem, akan membesar karena daerah yang mengalami PPKM level 4 akan segera turun.

"Jadi karena PPKM level 1, 2, dan 3 itu semuanya boleh melalukan PTM terbatas, sekitar 63% sekolah kita itu ada di level 1, 2, dan 3, dan angka 63% ini akan semakin membesar, karena banyak sekali daerah yang level 4 akan turun terutama di Jawa dan Bali, kalau di luar Jawa dan Bali lumayan masih meningkat," ujarnya. (detikcom/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com