PPKM Darurat Diberlakukan di Medan

* Wali Kota Bobby Izinkan Masjid Buka, Masyarakat Diimbau Tak Panic Buying

289 view
PPKM Darurat Diberlakukan di Medan
(Foto : Dok/Diskominfo Medan)
PPKM DARURAT: Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution menjelaskan perihal rencana pelaksanaan PPKM Darurat usai memimpin Rapat di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Minggu (11/7). 
Medan (SIB)
Pemko akan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan mulai Senin (12/7) hingga 20 Juli 2021, menindaklanjuti instruksi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jumat (9/7) lalu. Dalam instruksi itu, Medan menjadi salah satu dari 15 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa dan Bali yang diminta memberlakukan PPKM Darurat guna mengatasi lonjakan Covid-19.

Kepastian hal itu disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution saat memimpin Rapat Pembahasan Persiapan Pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Medan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negri (Imendagri) No 20 Tahun 2021 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Minggu (11/7). Menurutnya, langkah yang harus diperketat dalam pelaksanaan PPKM Darurat adalah 5M, salah satunya mengurangi mobilitas yang utamanya menghindari terjadinya kerumunan masyarakat, termasuk ke tingkat perkantoran.

"Mulai dari sektor kritikal masih bisa 100 persen Work From Office (WFO), esensial 50 persen WFO dan 50 persen lain Work From Home (WFH), dan nonesensial diberlakukan 100 persrn WFH. Semua sudah dijabarkan di Surat Edaran (SE) Wali Kota apa itu esensial, kritikal serta nonesensial. Dengan begitu, nanti akan tahu mana yang bisa bekerja dari rumah maupun kantor," katanya.

Meski PPKM Darurat diberlakukan, ungkapnya, masjid di Kota Medan tak ditutup. Masyarakat tetap dibolehkan melaksanakan takbiran di masjid untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 H, selama tidak menyebabkan kerumunan.

Sedangkan untuk pelaksanaan salat Idul Adha, tambahnya, masyarakat diimbau tidak melakukan salat berjamaah di masjid atau di lapangan, namun salat di rumah masing-masing.

"Untuk malam takbiran, Pemko Medan dan unsur Forkopimda sepakat takbiran tidak dilarang, boleh dilaksanakan. Yang dilarang adalah melakukan takbiran keliling atau kegiatan penyebab kerumunan. Masjid sama sekali tidak ditutup. Kami juga menetapkan pelaksanaan Salat Idul Adha tak dianjurkan di masjid atau lapangan, namun diiumbau dilakukan di rumah masing-masing," imbaunya.

Diakui, pemotongan hewan kurban masih diperbolehkan di masjid-masjid. Namun, tegasnya, sistem pembagian daging kurban akan dilakukan ke masing-masing rumah, atau diantar langsung ke masyarakat yang melaksanakan kurban. Dengan begitu, tidak diambil langsung ke masjid-masjid yang melaksanakan penyembelihan kurban, demi mengurangi kerumunan.

Ditegaskan, nanti akan dilakukan pengawasan dari Kepling, kelurahan, kecamatan, Babinsa dan Bhabhinkantibmas.

Dijelaskan, Pemko Medan akan melakukan penyekatan dan pengalihan arus lalu lintas, pada 18 titik ruas jalan di Kota Medan, dimana 5 titik di antaranya masuk ke Kota Medan yang berbatasan antara Deliserdang dan Binjai. Dalam 3 hari ke depan, lanjutnya, Pemko Medan akan melakukan sosialisasi, dengan tetap melakukan penyekatan di pintu masuk Kota Medan. Pada 5 titik penyekatan itu, akan diberlakukan pengecekan suhu tubuh bagi warga yang akan masuk ke Kota Medan.

Bagi warga yang suhu tubuhnya di atas 37,5 akan dilakukan rapid antingen atau swab PCR, sementara yang terkonfirmasi positif langsung dirujuk ke rumah sakit.

Menurutnya, PPKM Darurat tak hanya menimbulkan efek ekonomi bagi kepada pelaku usaha, tetapi juga kalangan pekerja. Karena itu, dirinya meminta Dinas Soisal untuk mendata warga yang terkena dampak PPKM Darurat. "Saya minta kepada Dinas Sosial untuk segera mendata siapa-siapa saja warga yang terkena dampak PPKM Darurat dan berkoordinasi dengan pemegang wilayah masing-masinh se Kota Medan," ujarnya.

PANIC BUYING
Pasca penerapan PPKM Darurat, tegasnya, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara besar-besaran (Panic Buying). Meski mall tidak boleh beroperasi, jelasnya, namun tempat perbelanjaan yang menjual kebutuhan pokok, pasar tradisional, atau swalayan masih diperbolehkan buka sampai pukul 20.00 WIB, dan hotel diperbolehkan buka dengan kapasitas 50 persen.

"Saya imbau masyarakat untuk tidak panik. PPKM ini hanya pengetatan agar tidak terjadi kerumunan mobilitas. Karena itu, saya mengajak masyarakat Kota Medan untuk disiplin dan patuh Prokes 5M yakni menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas," ajaknya.

Penyekatan
Sementara itu, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemko Medan Arrahman Pane mengatakan, penyekatan dan pengalihan arus, diterapkan mulai jam 07.00 WIB sampai 22.00 WIB.

Sementara bagi yang bekerja mereka bakal mengikuti aturan dalam Surat Edaran Wali Kota Medan tentang PPKM darurat.
"Untuk yang bekerja disesuaikan dengan aturan perwal," sebut Arrahman.

Berikut titik lokasi pengalihan arus:
1. Jalan Sudirman simpang Jalan Diponegoro
2. Jalan Suprapto simpang Jalan Imam Bonjol
3. Jalan Diponegoro simpang Jalan Zainul Arifin
4. Jalan MH Yamin simpang Jalan Merak Jingga
5. Jalan Pemuda simpang Jalan P. Merah
6. Jalan Brig Katamso simpang Jalan Alfalah
7. Jalan Gatot Subroto simpang Manhattan
8. Jalan Jamin Ginting simpang Kampus USU
9. Jalan SM Raja simpang Indogrosir
10. Jalan HM Yamin simpang Aksara

Sementara titik lokasi penyekatan dan pemeriksaan:
1. Pos Rivera (Jalan SM Raja)
2. Pos Simpang Titi Kuning (Jalan Besar Deli Tua)
3. Pos Kampung Lalang (Jalan Gatot Subroto sebelum jembatan)
4. Pos Titi Sewa/Tembung (Jalan Letda Sujono)
5. Pos Simpang Tuntungan (Jalan Jamin Ginting)
6. Pos penyekatan Simpang KFC Helvetia
7. Pos penyekatan RS Martha Friska Tanjung Mulia
8. Pos penyekatan pintu keluar Tol Tanjung Mulia Jalan Krakatau. (rel/A16/detikcom/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com