PPKM Darurat di Medan Ganti Nama Jadi PPKM Level 4, Gubernur Edy Minta Warga Taat Aturan

* Kapolri Perintahkan Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

93 view
PPKM Darurat di Medan Ganti Nama Jadi PPKM Level 4, Gubernur Edy Minta Warga Taat Aturan
Ahmad Arfah/detikcom
Gubsu Edy Rahmayadi
Medan (SIB)
Pemerintah memperpanjang waktu pelaksanaan PPKM darurat, yang kini berganti istilah menjadi PPKM level 3-4. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta warga taat aturan.

"Kita taati, berdasarkan kepentingan, kondisi riil wilayah kita," kata Edy di rumah dinas Gubsu, Medan, Rabu (21/7).

Edy mengatakan perpanjangan PPKM level 4 ini akan diberlakukan di Medan. Instruksi Gubernur tentang perpanjangan PPKM level 4 ditandatangani hari ini.

"Hari ini (ditandatangani), diperpanjang. Tetapi khususnya di level 4 adalah Kota Medan," ucapnya.

Edy mengatakan yang terpenting saat PPKM level 4 ini adalah pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Dia meminta warga taat pada protokol kesehatan demi mencegah tertular virus Corona.

"Untuk itu, ketaatan ini yang harus kita pastikan rakyat kita mau melakukannya," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan memperpanjang masa pelaksanaan PPKM darurat. Pelaksanaan ini diperpanjang hingga 25 Juli 2021.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam jumpa pers yang disiarkan secara langsung lewat akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7) malam. Jika memang ada tren penurunan, pemerintah akan melakukan pelonggaran berbagai sektor secara bertahap.

"Kita selalu memantau, memahami dinamika di lapangan dan juga mendengar suara-suara masyarakat yang terdampak PPKM. Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan, jika memang kasus Covid-19 mengalami penurunan, sektor informal akan diperbolehkan dibuka kembali setelah 26 Juli nanti dengan ketentuan waktu dan kapasitas pengunjung yang akan diatur oleh pemerintah daerah.

Istilah PPKM level 4 kemudian tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali dan diteken Mendagri Tito Karnavian pada Selasa (20/7).

PPKM level 4 ini sesuai dengan rekomendasi WHO soal situasi Corona di sebuah wilayah. Untuk level 4 adalah situasi di mana ada lebih dari 150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

Perintahkan
Terpisah, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos). Bansos akan meringankan beban masyarakat di tengah pembatasan aktivitas selama pandemi Covid-19.

"TNI-Polri bersama stakeholder lainnya untuk melakukan akselerasi penyaluran bansos kepada masyarakat-masyarakat yang terdampak Covid-19," kata Sigit saat menggelar konferensi video bersama seluruh jajaran di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/7).

Presiden Jokowi menyatakan pemerintah menambah anggaran perlindungan sosial sebesar Rp 55,21 triliun untuk bansos penanganan pandemi Covid-19.

Penyaluran bansos, selain harus cepat, juga harus tepat sasaran di PPKM level 4, level 3, serta PPKM mikro. Sigit memastikan unsur Polri dan TNI, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas, telah memetakan sasaran bansos.

"Seperti yang sudah kami lakukan selama ini, bantuan dari pemerintah yang disalurkan melalui TNI-Polri akan dipastikan tepat sasaran ke masyarakat di Indonesia. Jajaran kami instruksikan melakukan pemetaan," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Sigit kembali mengingatkan kepada masyarakat, jangan ragu ataupun sungkan melakukan komunikasi kepada aparat untuk meminta kembali bantuan sosial apabila akan habis maupun sudah habis untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Selanjutnya, Sigit memerintahkan jajarannya untuk menyalurkan bansos dan obat secara proaktif dan reaktif:

Nantinya, dipastikan Sigit, jajarannya bakal kembali mengirimkan bantuan sosial tersebut, baik yang diberikan dari pemerintah maupun Polri. Ia juga menyebut, warga juga bisa menyampaikan apabila ada tetangganya yang belum mendapatkan bantuan sosial.

"Lakukan pendistribusian bansos dan obat-obatan dengan metode proaktif dan reaktif sehingga dapat tepat sasaran," ucap Sigit.

Dalam hal ini, Sigit juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai mahasiswa, aktivis, OKP, dan ormas, untuk bergandengan tangan untuk membantu sesama dan menyosialisasikan protokol kesehatan dan program percepatan vaksinasi nasional.

Sementara itu, Sigit juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan asistensi terkait anggaran yang dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19. Terkait hal ini, Sigit juga telah meminta kapolda untuk berkoordinasi dengan gubernur dan kajati setempat. Kemudian, jajaran kapolres diminta berkomunikasi dengan bupati, wali kota, dan kajari.

Koordinasi tersebut dilakukan terkait dengan masih rendahnya capaian belanja daerah terkait dengan penanganan pandemi Covid-19. Di antaranya berbagai jenis bantuan masyarakat, bansos sembako, dan bansos tunai pusat. Lalu pembuatan rumah isolasi oleh pemda setempat serta pengadaan dan distribusi obat-obatan.

"Indikator keberhasilan adalah seluruh belanja daerah dilakukan secara cepat dan tepat sasaran serta akuntabel," ucap Sigit.

Yang terpenting, kata Sigit, saat ini adalah masyarakat tetap di rumah, dan apabila memang terpaksa beraktivitas, selalu menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Kebijakan yang berlaku saat ini, menurut Sigit, adalah untuk kepentingan bersama dan bertujuan menyelamatkan masyarakat serta menekan laju pertumbuhan Covid-19.

"Semua ini kami lakukan demi keselamatan masyarakat. Tentunya kita semua berharap laju pertumbuhan Covid-19 cepat turun, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas," tutup Sigit. (detikcom/d/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com