* Pemko Medan Ajak Masyarakat Tekan Penyebaran Covid-19

PPKM Diperpanjang, Satgas Covid-19 Medan Mengaku Belum Dapat Perintah Resmi

* Pemprov Sumut akan Tambah 1.000 Tempat Tidur

163 view
PPKM Diperpanjang, Satgas Covid-19 Medan Mengaku Belum Dapat Perintah Resmi
(Datuk Haris Molana/detikcom)
Wali Kota Medan, Bobby Nasution.
Medan (SIB)
Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution diwakili Kabag Humas Pemko Medan Arrahman Pane mengajak semua pihak khususnya masyarakat untuk bersama-sama menekan angka penyebaran Covid-19, baik dengan cara disiplin melaksanakan Prokes dan mendukung kebijakan penerapan PPKM di Kota Medan. Hal itu dikatakan Arrahman Pane ketika diwawancara di Medan menanggapi diperpanjangnya penerapan PPKM level IV, Minggu (25/7).

"Masyarakat diharapkan bersabar dan tetap mendukung PPKM, serta tetap disiplin dalam melaksanakan Prokes. Hal ini demi kebaikan dan keselamatan semua pihak," katanya.

Diterangkan, penerapan PPKM bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 dengan membatasi mobilitas masyarakat.

Belum Dapat Perintah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pernyataan resmi perihal perkembangan terkini PPKM Level 4 dari Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (25/7).

Dalam kesempatan itu, Jokowi memutuskan melanjutkan penerapan PPKM Level 4 yang berakhir kemarin. "Saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021," katanya.

Sebelumnya, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sudah mengeluarkan daftar 45 kabupaten/kota dari 21 provinsi di luar Jawa-Bali menerapkan PPKM Level IV, Sabtu (24/7).

Salah satu kota dari 45 daerah itu yakni Kota Medan untuk menerapkan kembali PPKM Level IV. Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan, dr Mardohar Tambunan mengatakan, hingga kini pihaknya belum mendapat perintah resmi.

"Benar ada rapat kemarin sore. Terkait perpanjangan PPKM Level IV, kita belum ada dapat perintah. Biasanya sudah masuk arahannya ke kita," kata Mardohar saat dikonfirmasi jurnalis harianSIB.com Leo Bukit, Minggu (25/7).

Ia mengatakan, saat ini kasus penularan Covid-19 mulai turun di pusat (Jakarta). Baik itu BOR rumah sakit dan lokasi Wisma Atlet yang menjadi tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 juga telah turun peminatnya.

"Kita masih menunggu bagaimana selanjutnya, karena baru kemarin PPKM Level IV diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Apalagi saat ini kasus di Medan untuk angka kematian palingan 1-2 orang.

Sedangkan angka kesembuhan juga ratusan walaupun angka konfirmasi juga terus bertambah namun angkanya tidak melonjak. Jadi hingga saat ini belum ada perintah dari pak wali kota. Kita masih pantau perkembangan," terangnya.

Sementara itu, Mardohar mengatakan masih ada penyekatan yang dilakukan di beberapa ruas jalan. Namun sudah ada juga beberapa penyekatan yang telah dibuka. "Karena belum ada arahan yang pastinya masih mengikuti pola yang lalu," sebutnya.

Ia pun mengimbau masyarakat bahwa penyekatan jalan jangan dianggap sebagai tindakan tidak baik. Sebab penyekatan dilakukan untuk kepentingan bersama untuk mengurangi penularan Covid-19. Bila semua masyarakat patuh akan protokol kesehatan, Medan akan aman.

"Kami juga telah edukasi jajaran Pemko Medan untuk menyampaikan pada masyarakat terkait PPKM ini lebih edukatif. Agar menyampaikan aturan ini lebih manusiawi pada masyarakat. Banyak yang gak suka dengan PPKM ini karena kebutuhan kita terganggu semua tapi ini memang untuk kita bersama," tutupnya.

Terpisah, Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, yang juga Kadis Kominfo Sumut Irman Oemar membenarkan data KPC-PEN memasukkan Kota Medan bakal menerapkan PPKM Level 4 mulai 26 Juli sampai 2 Agustus 2021.

Sebelumnya Rakor virtual mengenai PPKM bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan kementerian terkait, serta sejumlah gubernur dalam hal penanganan pandemi Covid-19 di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Sabtu (24/7) membahan perpanjangan PPKM.

Pada Rakor itu, Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit terkait penanganan pasien Covid-19. Antara lain kamar isolasi sebanyak 4.133 dan tempat tidur ICU Covid-19 sebanyak 375 unit, dari 125 rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

Ia menambahkan akan ada penambahan 1.000 tempat tidur dari beberapa tempat yang direncanakan seperti RS Martha Friska II, Asrama Haji Medan, Eks RS Lions Club dan Wisma Atlet Jalan Pancing Medan.

Gubernur menambahkan pada prinsipnya secara umum tidak banyak perbedaan dengan PPKM terdahulu, hanya ada beberapa kelonggaran seperti boleh makan di warung maksimal 20 menit.

Gubernur berharap kepada seluruh masyarakat Sumut agar dapat bersama-sama mengikuti Prokes khusunya memakai masker dengan sungguh-sungguh dan segera ikuti vaksinasi.

"Kerjasama dan kepatuhan semua pihak adalah kunci keberhasilan kita menekan penularan Covid-19 di Sumut," harapnya.
Dia juga menyampaikan bersama Fotkompinda akan melaksanakan arahan presiden tersebut secara maksimal dan jika ada penindakan terhadap pelanggaran tetap dilakukan dengan persuasif dan humanis. (A16/SS6/A13/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com