Luhut:

PPKM Hari Pertama Efektif

Dua Minggu ke Depan Indonesia akan Berada di Masa Kritis

185 view
PPKM Hari Pertama Efektif
Foto: Antara/M Risyal Hidayat
PPKM DARURAT: Sebuah mobil ambulans melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7). Petugas akan memberikan akses untuk melintas di titik penyekatan PPKM Darurat di 63 titik di wilayah Jadetabek yang berlaku dari 3-20 Juli 2021 hanya yang masuk kategori sektor-sektor esensial.
Jakarta (SIB)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan pemberlakuan Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di hari pertama berjalan baik.

Sabtu (3/7) adalah hari pertama PPKM di Jawa Bali berlaku. Rencananya kebijakan yang ditujukan untuk menekan laju penularan Covid-19 akan berlangsung dua pekan ke depan.

“Saat ini PPKM darurat sudah jalan hari ini, efektif,” ujar Menko Luhut dalam konferensi pers soal Harga Eceran Tertinggi (HET) obat penanganan Covid-19, Sabtu (3/7).

Luhut menjelaskan, dirinya telah menghubungi pihak berwenang di berbagai daerah penerapan PPKM Darurat. Dua wilayah dengan penyebaran Covid-19 signifikan, yakni DKI Jakarta dan Bandung, disebutnya telah melaksanakan PPKM Darurat hari pertama ini secara efektif.

“Tadi pagi saya cek, saya telepon beberapa Gubernur, Pangdam, Kapolda, mengenai pelaksanaan di daerah-daerah, dan memang butuh satu hari, tapi kelihatannya sudah makin jalan, Jakarta saya kira oke, Bandung sudah oke juga,” jelas Luhut yang jadi pemegang komando PPKM Darurat ini.

Diturunkan
Sementara itu, pemberlakuan PPKM Darurat di DKI Jakarta tepat pukul 00.00 WIB 4 ribu personel gabungan melakukan pengamanan.

"Saya sampaikan kekuatan personel yang kita turunkan dari Polda Metro Jaya sendiri 1.500 personel, kemudian TNI Kodam Jaya dalam hal ini menurunkan 2.263 personel, dan dari Pemda baik Dishub, Satpol PP itu sekitar 700 personel," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (3/7).

Yusri menyebut ribuan petugas tersebut dikerahkan untuk mengamankan di sejumlah titik yang menjadi lokasi penerapan PPKM Darurat. Ribuan personel tersebut dikerahkan selama pelaksanaan PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021. "Ini semua yang kita lakukan kegiatan dengan kekuatan kami ini sampai dengan tanggal 20 nanti PPKM Darurat ini," kata Yusri.

Diketahui sebanyak 63 titik penjagaan mobilitas warga selama PPKM darurat di Jakarta disiapkan Polda Metro Jaya.
Jalan di Kawasan Bundaran Senayan, Jakarta Pusat sudah ditutup oleh Polda Metro Jaya.

Pantauan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat terlihat polisi mulai melakukan penutupan jalan. Mereka menutup jalan dengan menggunakan barrier warna orange, Sabtu (3/7).

Terlihat beberapa pengendara mobil masih melintasi Jalan Jenderal Sudirman. Polisi juga menegur beberapa pengendara yang lewat.

"Pak ini sudah mulai diberlakukan PPKM Darurat, ini langsung pulang ya," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yugo.

Kemudian, masih banyak pengendara bermotor yang masih bandel melewati Jalan Jenderal Sudirman. Tidak sedikit dari pengendara tersebut yang diputarbalik oleh Sambodo karena membandel masih berkeliaran di malam hari.

"Main ke rumah sodara? Nggak boleh. Pulang pulang puter balik!," tegas Sambodo.

Saat jalan menuju Jakarta dari Depok, tepatnya di Jl Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan, ditutup para pengendara masih berupaya mencari jalan tikus atau gang sebagai alternatif.

Saat penutupan jalan, penumpukan kendaraan sempat terjadi. Beberapa kendaraan langsung diarahkan untuk putar balik ke arah Depok.

Terlihat petugas kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) bersiaga di lokasi. Mereka mengimbau bahwa penutupan ini guna menerapkan kebijakan PPKM darurat.

MASA KRITIS
Luhut Pandjaitan juga menyatakan, Indonesia dalam 2 minggu ke depan akan berada pada masa kritis. Luhut meminta agar Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menindak tegas siapa pun yang bermain-main di tengah situasi saat ini.

Awalnya Luhut menyampaikan terkait persoalan Indonesia dalam masa kritis lantaran banyaknya permasalahan terkait obat-obatan, oksigen, hingga masalah kesehatan. Dia juga memastikan bakal menindak terkait hoax hingga berita-berita tidak benar selama PPKM darurat ini.

"Jadi ini masa kritis 2 minggu ini, karena itu tidak boleh, masalah obat, oksigen, masalah kesehatan kemudian buat-buat hoax, membuat berita berita tidak benar itu akan kami tindak dengan tegas," kata Luhut.

Luhut lantas menyinggung keterbatasan oksigen di tengah PPKM darurat ini. Dia pun menegaskan jangan sampai ada pihak yang akhirnya mengambil keuntungan di tengah keterbatasan tersebut.

"Kita ngurus oksigen saja sudah pusing, karena jumlahnya meningkat 6-7 kali. Jadi jangan ditambah lagi persoalan -persoalan tidak perlu atau mengambil keuntungan dari keadaan ini. Jadi harga-harga harus dibikin yang wajar, jadi jangan sampai tidak wajar, dan harus setia pada permen yang sudah dibuat oleh Menkes dan itu acuan," ucapnya.

Luhut kemudian meminta Kabareskrim tidak segan-segan menindak pihak yang berani bermain di tengah kondisi saat ini. Dia meminta semua pihak yang bermain, bekingannya, hingga ke akar-akarnya untuk ditindak.

"Saya minta Pak Kabareskrim Komjen Agus, jangan ragu-ragu. Kita dalam keadaan darurat seperti ini, juga tadi dari kejaksaan, kita harus tindak tegas orang-orang yang bermain main dengan angka ini. Saya nggak ada urusan siapa dia, saya nggak ada urusan beking-beking. Pokoknya sampai ke akar-akarnya kita cabut aja nanti, Mas Agus," ujarnya.

NAIKKAN HARGA
Luhut juga mewanti-wanti semua pihak agar tidak mencari untung di masa PPKM darurat. Dia mengingatkan ada sanksi tegas terhadap pihak yang membahayakan keselamatan warga saat pandemi Corona.

Dia mengatakan pemerintah sedang berupaya menyiapkan obat, tempat isolasi, hingga oksigen bagi warga positif Corona.

"Keadaan yang saya kira ini sangat sulit karena keadaan ini di dunia sekarang sama seperti ini. Berkali-kali saya katakan, dengan varian ini tingkat penyebarannya sangat luar biasa. Jadi kita butuh obat yang cukup, tempat yang cukup, oksigen yang cukup," ucap Luhut.

Luhut mengatakan pemerintah sedang bekerja keras memenuhi kebutuhan rakyat saat pandemi Corona. Dia mengingatkan jangan ada yang berani mengganggu dengan kepentingan mencari untung.

"Kami kerja keras untuk mencukupi. Jadi jangan diganggu oleh kepentingan-kepentingan ingin cari untung di tengah-tengah begini," ucap Luhut.

Dia mengatakan polisi bakal menindak tegas pihak yang menaikkan harga ataupun menimbun obat serta oksigen hingga membahayakan keselamatan warga. Luhut menegaskan pemerintah bertanggung jawab atas keselamatan warga.

"Kalau Anda coba-coba, silakan, tapi Anda akan menyesal kalau sampai terjadi! Nggak boleh gini, saya masih melihat ada upaya-upaya menaik-naikkan harga, jangan coba-coba. Ini taruhannya rakyat, taruhannya keselamatan rakyat. Ini tugas pemerintah dalam konstitusi," ucapnya. (detikcom/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Tag:PPKM
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com