PSMS Kandaskan PSPS di Pekanbaru, Suporter Bakar Tribune Stadion

* Karo United Taklukkan PSKC

409 view
PSMS Kandaskan PSPS di Pekanbaru, Suporter Bakar Tribune Stadion
(Foto Tangkapan Layar @yovi26_)
BAKAR: Suporter PSPS Riau membakar kursi di tribune utara Stadion Utama Riau, Kamis (22/9). Suporter juga melempari kursi tersebut ke pinggir lapangan. 

Medan (SIB)

Dua klub asal Sumatera Utara, PSMS Medan dan Karo United berhasil meraih hasil sempurna pada laga away, Kamis (22/9).


PSMS menang 4-3 atas tuan rumah PSPS di Pekanbaru, sedangkan Karo United menaklukkan PSKC 1-0 di Bandung.


Striker PSMS, Ahmad Ihwan menjadi bintang di Stadion Utama Riau dengan mencetak hattrick gol. Satu gol tambahan Ayam Kinantan dicetak M Fardan Harahap.


"Bersyukur Alhamdulillah, pertandingan hari ini kita bisa memenangi pertandingan dan masih ada beberapa momen yang juga bikin situasi berhentinya pertandingan, bikin pemain PSMS mood-nya hilang. Ini pelajaran, ini bisa ambil pengalaman dari situasi," ucap Putu dalam temu pers usai pertandingan.


"Tapi secara keseluruhan antusias, motivasi, terus penampilan para pemain sangat luar biasa, saya apresiasi," tambahnya.


Sementara striker PSMS, Ahmad Ihwan mengaku bersyukur dengan kemenangan ini.


"Pertandingan ini cukup lelah bagi para pemain, tapi kita bersyukur Alhamdulillah kita dapat tiga poin. Apalagi kita main dikandang lawan, semoga dipertandingan selanjutnya melawan Semen Padang dapat tiga poin lagi," harapnya.


'Mungkin soal (tiga) gol ini yang bagus bukan saya, yang bagus itu teman-teman saya, karena mendapat umpan yang baik saja, mungkin ini rezeki saja buat saya. Gol ini saya persembahkan buat semuanya, anggota PSMS, suporter, masyarakat dan semuanya," tutupnya.


- Bakar Stadion

Sejatinya, PSMS kontra PSPS sempat terhenti usai PSMS saat menit ke-50 dalam keadaan 4-1 untuk tim tamu.


Suporter PSPS yang berada di tribune utara melempar kursi ke pinggir lapangan hingga membakar stadion. Laga berhenti 20 menit.


Beberapa orang di tribune tampak melempar kursi. Ada juga aksi pembakaran di tribune dan nyala api di dekat lapangan.


Di sisi lain, wasit coba berkomunikasi dengan panitia pelaksana dan match commissioner terkait nasib kelanjutan pertandingan.


Sementara, para pemain ada yang duduk-duduk di lapangan sambil menunggu keputusan. Pada akhirnya, pertandingan dilanjutkan lagi.


"Rusuh tadi sangat mengganggu dan itu mempengaruhi mood penampilan para pemain, karena beberapa saat turun kondisinya dan ini baru pertama kali kita alami seperti ini. Ini pelajaran banget buat kami (terutama) para pemain," sebut I Putu Gede.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com